Desa Membangun Negeri
Selasa, 1 Jun 2021 22:19 WIB

Hawini Kecewa, Hasil RDPU Terkait Lahan di Pulai Patai Tidak Ada Titik Temu

Reporter :  Budi Irawan - Kab.Barito Timur Kalimantan Tengah
Editor :  Koran Metro7

TAMIANG LAYANG, metro7.co.id – Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait permasalahan lahan warga Pulau Patai dengan PT. ASL  (Alam Sukses Lestari) sudah dilaksanakan. Namun menurut Hawini selaku orang yang diberikan kuasa dalam pengurusan masalah oleh 7 orang pemilik lahan mengaku belum puas dengan hasil RDPU tersebut.

Hawini atau mama Moses yang merupakan warga Tamiang Layang ini menyebutkan bahwa hasil rapat tersebut tidak ada titik terangnya, bahkan pihak perusahaan sempat berbicara agar pihak masyarakat tidak lagi mengelola lahan tersebut. Bahkan mereka mengklaim tanah atau lahan tersebut milik negara.

Padahal, lanjut Hawini, tanah atau lahan milik masyarakat di wilayah Kelometer 27 Desa Pulau Patai Kecamatan Dusun Timur  tersebut sudah mempunyai Surat Keterangan Tanah (SKT). Tentu mendengar hal tersebut membuat dirinya semakin kecewa.

Dirinya mengharapakan kalau lahan tersebut tidak diganti rugi maka lahan tersebut sebaiknya dikeluarkan dari wilayah atau zona kawasan yang diklaim pihak perusahaan sebagai kawasan hutan produksi.

“Hasil rapat yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Bartim pada Senin lalu bagi saya sangat mengecawakan. Kalau tidak diganti rugi lahan yang mempunyai 7 SKT tersebut, saya minta agar pihak perusahaan mengeluarkan dari zona atau lokasi kawasan    hutan produksi,” tegas Hawini, Selasa (1/6/2021).

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
block id 11401 site metro7.co.id1 - PC 800x220px 4x1_ Mob 414x400px 2x2