oleh

Bertabur Penghargaan, HUT Bhayangkara di Kotabaru

-Kotabaru-55 views

KOTABARU – Polres Kotabaru menggelar apel dalam rangka memperingati hari jadi Bhayangkara Polri yang ke- 73 di Mapolres Kotabaru, Rabu (10/7).

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Al Idrus bertindak sebagai inspektur upacara (irup) dalam apel.

Apel yang digelar pagi, semula sempat diguyur hujan, namun acara tetap berlangsung dengan khidmat.

Turut hadir dalam apel Sekda Said Akhmad, Dandim Letkol Inf Rony Fitriyanto, Kepala Kejari Indah Laila sejumlah purnawirawan, tokoh masyarakat.

“Mengawali amanat ini, atas nama rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-73, kepada seluruh anggota dan keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati membacakan amanat Presiden Joko Widodo.

Kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik.

“Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan Pemerintah, yaitu Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan,” kata bupati.

Usai apel diberikan penghargaan yaitu polisi sebagai basis deteksi ( PSBD) kepada Polsek Kelumpang Utara juara , Polsek Kelumpang Selatan juara 2 dan Polsek Kelumpang Tengah juara 3.

Kemudian ada penghargaan kepada Bhabinkamtibmas Desa Sidumulyo Kecamatan Kelumpang Hulu, Aipda Sumantri atas inovasinya berupa pemanfaatan limbah bekas tunggul ulin menjadi prodak bernilai kual, jimpitan berupa beras minimal 1/2 sendok untuk kegiatan sosial pembangunan & santunan setiap bulan untuk fakir miskin & orang tidak mampu .

Kemudian inovasi berupa pembuatan tugu pagar secara merata & seragam betuknya, penerangan kampung & poskamling, membuat program 1 jamm bersama Polisi , dan melarang pembahasan suku, ras & politik,
dengan tujuan mengetahui permaaalah yg ada bersama pemuda & komunitas secara rutin. (metro7/syn).