oleh

HUT PT DKP Dihadiri Mantan Kapolri Jenderal Timur Pradopo

TANJUNG – Bertempat dihalaman Mako PT Demitra Karsa Perdana (DKP) Wara, Jalan Hauling Road Km 66 PT Adaro Indonesia telah dilaksanakan kegiatan upacara hari ulang tahun (HUT) ke-9 PT DKP.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Polisi Yazid Fanani. Dalam amanatnya, ia mengucapkan terimakasih kepada PT. DKP-a5, yang telah membantu kepolisian dalam menjalankan tugas pokok fungsi kepolisian terbatas dilingkungan perusahaan.

Kegiatan juga dihadiri para purnawirawan TNI – Polri, seperti mantan Kapolri Jenderal Polisi Purnawiran Timur Pradopo, mantan Wakasad letnan jendral Purnawirawan Munir, mantan Pangdam IV Diponegoro Mayor Jendral Purnawiraran Hardiono Saroso, Mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Purnawirawan Herman.

Selain itu juga hadir para pejabat utama Polda Kalsel, Polda Kalteng, Kodam VI Mulawarman, dan Para Unsur Muspida Dari Kabupaten Tabalong, Balangan, Barito Timur, Barito Selatan, Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Utara.

Dalam pelaksanaan upacara juga diberikan penghargaan kepada anggota security yang berprestasi, diantaranya karyawan yang telah menempuh masa kerja 8 tahun, karyawan yang berhasil menggagalkan tindakan kriminal di perusahaan seperti pencurian, blokade hauling dan lain-lain.

Selain itu ada juga penghargaan kepada anggota yang ikut berpartisipasi dalam relawan bencana yang terjadi di Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Masih dalam rangkaian kegiatan HUT ke-9 PT DKP, juga dilaksanakan peresmian Special Units Rasendriya Donahue, ditandai dengan pemasangan brevet kepada 56 anggota special units. Special Units Rasendriya Donahue merupakan unit khusus dari orang – orang terpilih yang dimiliki oleh PT. DKP, mereka dibekali keahlian beladiri Kindo ,Young Moodo kemampuan intelijen, navigasi, kompas, semaphore, mountenering, dan kecakapan lainnya, dan keahlian – keahlian tersebut diperagakan dalam HUT ke-9 PT. DKP.

Setelah agenda upacara, para tamu undangan kemudian melaksanakan Ramah Tamah di Markas Komando Security PT. DKP, kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Tambang PT. Adaro Indonesia yaitu view point Komodo.(metro7/via/rel).

Kasus Dugaan Ijazah Palsu HM Rusli, Pengacara : Dulu Juga Diadukan, Namun Kasusnya Sudah SP3

BANJARMASIN – Laporan Puar Junaidi dari Partai Golkar ke Polda Kalsel terkait dugaan penggunaan Ijazah palsu oleh H.M. Rusli Ketua DPRD Kabupaten Banjar dinilai tidak berdasar. Pasalnya, masalah tersebut sudah pernah dilaporkan ke Polda Kalsel beberapa waktu lalu, namun kasusnya dihentikan atau di SP3 kan lantaran diduga kurang bukti.

“Apa yang dilaporkan ke Polda Kalsel terkait dugaan penggunaan ijazah palsu oleh kliennya H. M.Rusli yang juga sekarang terpilih jadi anggota legislatif DPRD Proviinsi Kalsel tersebut dulunya juga pernah diadukan, namun kasusnya dihentikan atau di SP3 kan,” jelas Fauzan Ramon.

Menurut Pengacara yang cukup terkenal ini, dengan demikian ijazah S1 dan S2 tersebut adalah asli.

“Dengan dikeluarkannya surat penghentian penyidikan dari laporan tersebut iapun berkeyakinan ijazah tersebut adalah asli,” katanya lagi pada saat dihub via sellulernya.

Ia juga mengingatkan agar pihak pelapor terkait hal ijazah tersebut agar lebih berhati- hati apalagi laporan tersebut berbau politik apalagi kasusnya telah di SP3 pada tahun 2015.

“Setiap warga negara termasuk juga LSM dalam melaporkan seseorang apalagi yang bermuatan politik haruslah berhati-hati, buktinya laporan yang sudah di SP3 dan sudah disampaikan tahun 2015 lalu. Karena H. Rusli ini sudah yang ketiga kali apalagi pada saat mencalonkan diri jadi Bupati Kabupaten Banjar dan selalu ada dilaporan dugaan ijazah baik dulu maupun sekarang ini,” ujarnya. (metro7/ad)