oleh

Inovasi Tingkatkan Kesejahteraan, Desa Bararawa Programkan Budidaya Nila

TAMIANG LAYANG – Desa Bararawa Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur, Kalteng terus berbenah untuk menggerakkan perekonomian masyarakatnya dengan menggalakkan program budidaya ikan nila.

Melalui budidaya ikan nila di Desa Bararawa diyakini oleh Kepala Desa M Syarkawi dapat mendongkrak perekonomian warganya menjadi lebih baik lagi.

Melalui Dana Desa (DD) tahap I 20 persen, Pemerintah Desa Bararawa merencanakan akan membangun kolam terpal dan kolam gali sebanyak 30 buah.

“Kalau Dana Desa sudah keluar/cair kita akan langsung melakukan rapat bersama terkait mikanesme atau teknis program budidaya ikan nila tersebut,” katanya, kemarin.

Dirinya menjelaskan, 30 buah kolam tersebut dananya kurang lebih Rp 125 juta dan itu sudah termasuk bibit, pakan dan lainya.

“Jadi, warga tinggal menyediakan tempatnya saja, uang melalui DD tersebut kita salurkan untuk keperluan pembuatan kolam sampai dengan pakanya,” ucap kades.

Perlu diketahui, Desa Bararawa setelah dipimpin oleh M Syarkawi yang baru menjabat selama kurang lebih 2 tahun setelah berhasil memenangkan Pilkades serentak Kabupaten Bartim pada tahun 2017 lalu Desa yang dia pimpin nampak maju dari sebelumnya.

Beliau terus berbenah, menata dan mengelola desa agar lebih maju dan bersaing bersama desa lain untuk menjadikan masyarakatnya semakin sejahtera.

Lelaki yang dikenal sangat ramah namun tegas ini, berharap dengan adanya program budidaya ikan nila tersebut dapat membantu mendongkrak perekonomian masyarakat untuk ke depannya.

“Karena pemerintah telah menyediakan anggaran, tinggal kita yang di desa untuk benar dan serius dalam mengelola anggaran tersebut,” tegas Sarkawi.

Menurutnya, yang jelas pihaknya berusaha agar masyarakat terbantukan dengan adanya program ini, demi mendongkrak perekonomian warga Bararawa.

“Saya selaku kepala desa Bararawa sangat berharap budidaya ikan ini berkesinambungan dan berkembang, sehingga menjadi penghasilan yang besar bagi masyarakat Bararawa,” pungkasnya (metro7/budi).