Desa Membangun Negeri
Sabtu, 1 Agu 2020 12:10 WIB

Jokowi Cemas, Ancaman Resesi Dan Corona Kian Meningkat

Reporter :  M Khairil Ismitullah

JAKARTA, metro7.co.id – Kecemasan Presiden Joko Widodo terhadap ancaman resesi kian meningkat. Pasalnya, prospek pertumbuhan ekonomi global makin suram dan kasus positif Covid-19 terus mengalami kenaikan.

Untuk itu, pada awal pekan lalu ia kembali meminta jajarannya untuk tak ‘kendur’ sampai vaksin virus corona atau SARS-CoV-2 ditemukan.

Apalagi sejumlah negara telah terjerembab ke fase resesi karena mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut antara lain Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Hongkong, dan Korea Selatan.

“Hati-hati betul, jangan sampai aura krisis itu sudah hilang,” kata Jokowi.

Ia juga mengingatkan para menterinya soal serapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang minim. Pasalnya, di luar pengendalian penyebaran Covid-19, upaya pemulihan ekonomi bergantung pada kecepatan pemerintah dalam menggelontorkan bantuan ke masyarakat.

Salah satu yang perlu didorong, menurut Jokowi, adalah bantuan untuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) yang jadi tulang punggung ekonomi nasional.

Berdasarkan data yang ia terima per tanggal 22 Jui lalu, realisasi anggaran stimulus mendorong geliat UMKM di tengah pandemi baru sekitar 25 persen dari alokasi Rp123,46 triliun. Sementara program penangan Covid-19 dan PEN secara keseluruhan baru mencapai 19 persen.

Halaman: 1 2 3 4

CLOSE
meritroyalbet güncel giriş -

holiganbet yeni adresi

-
betgaranti yeni adresi