oleh

Kapolda Pimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat

BANJARMASIN – Polda Kalsel gelar Apel Konsolidasi Operasi Ketupat dirangkaikan dengan kesiapan pengamanan sidang penetapan hasil pemilihan umum (PHPU), Kamis (13/6/2019).

Operasi Ketupat tahun ini, tercatat Polda Kalsel menerjunkan 725 personil yang dibantu dengan anggota TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dengan Pengamanan yang disebar diseluruh jajaran.

Apel Konsolidasi Operasi Ketupat dan kesiapan pengamanan sidang PHPU ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani bersama Danrem 101/Antasari Kolonel Inf Syech Ismed.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, menyampaikan, bahwa Apel Konsolidasi Operasi Ketupat yang diselenggarakan ini juga dirangkaikan dengan kesiapan pengamanan sidang PHPU.

“Dengan Apel Konsolidasi kita dapat melihat kembali sejauh mana proses pengamanan yang telah dan akan kita laksanakan secara terpadu antara TNI, Polri, Pemda, Penyelenggara Pemilu dan seluruh masyarakat di Kalsel pada khususnya,” ungkap Kapolda Kalsel.

Pola pengamanan yang sudah dilaksanakan tersebut disebutnya tentu tidaklah seluruhnya sempurna.

Ketidaksempurnaan tersebut akan menjadi bagian dari perbaikan yang di laksanakan pada kegiatan-kegiatan pengamanan berikutnya, khususnya pengamanan idul fitri yang telah dilaksanakan dan persiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

“Secara umum situasi kamtibmas wilayah Kalsel sampai saat ini berjalan lancar dan aman serta situasi tetap kondusif,” katanya.

Kapolda juga menghimbau selama dalam pengamanan hasil pemilihan umum nanti masyarakat Kalsel jangan terkecoh atau merusak kestabilitasan daerah ini.

“Kami semua menghimbau mari kita bersama sama menjaga stabilitas dan informasikan kepada kami manakala ada hal hal yang dapat menganggu stabilitas itu, baik stabilitas keamanan, dan ketertiban,” pungkas Kapolda. (metro7/ady)