Desa Membangun Negeri
Rabu, 16 Sep 2020 01:36 WIB

Karang Taruna Desa Sukowati Diajari Budidaya Lele dan Maggot

Reporter :  Novianita Sari - Kab. Bojonegoro, Jawa Timur
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

 

BOJONEGORO, metro7.co.id – Himpunan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia (STIEKIA) Bojonegoro jurusan Akuntansi mengadakan Sosialisasi Program Holistik dan Pembinaan Pemberdayaan Desa (PHP2D) terkait Budidaya Lele dan Maggot (Dilema), Selasa (15/09/20).

HMJ Akuntansi STIEKIA Bojonegoro berhasil memperoleh dana hibah dari Kementrian Dinas Dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), dengan memboyong dua proposal kegiatan pemberdayaan desa tersebut.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengurangi dampak Covid-19 di masyarakat, dengan melakukan sosialisasi program holistik pembinaan dan pemberdayaan desa melalui budidaya lele dan magot untuk meningkatkan perekonomian di Desa Sukowati, Kapas, Bojonegoro.

Acara dilakukan di Balai Desa Sukowati ini dihadiri oleh 35 karang taruna maupun pemuda desa setempat. Mereka sangat antusias mendengarkan penjelasan dari panitia terkait program budidaya lele dan magot.

Sementara itu, wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIEKIA Bojonegoro, Hafizah Nashrul Amrin, menuturkan, dari sekian PTN maupun PTS, hanya ada dua proposal yang lolos dan didanai oleh Kemendikbud, dimana Perguruan Tinggi harus senantiasa berpartner bersama dengan desa untuk mengurangi dampak perekonomiam dari Covid-19.

Halaman: 1 2 3

CLOSE