Home / Covid-19 / Lintas Nasional

Selasa, 26 Mei 2020 - 04:56 WIB

Kasus Covid-19 Kabupaten OKI  Bertambah, Masyarakat Diminta Jangan Panik

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 5 kali

KAYUAGUNG – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI menyampaikan jumlah kasus positif Covid-19 di OKI bertambah pada Senin, (25/5) sebanyak 28 kasus positif corona berhasil diidentifikasi.

Bertambahnya  jumlah kasus positif virus corona menurut Gugus Tugas Covid-19 OKI terjadi karena jumlah pemeriksaan corona dengan metode polymerase chain reaction (PCR) untuk mendeteksi Covid-19 yang semakin banyak.

“Hari ini bertambah sebanyak 28 kasus positif. Kasus ini merupakan hasil uji lab pada tanggal 7-8 Mei lalu,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 OKI, Iwan Setiawan pada konferensi pers virtual, Minggu, (25/5) malam.

Baca Juga :  Update, Enam Warga Tabalong Positif Covid-19

Iwan mengatakan ke 28 pasien positif ini merupakan hasil kontak tracing dari pasien MNM asal Mesuji OKI dan Lempuing.

Terhadap penambahan sebanyak 28 kasus ini  Iwan meminta masyarakat tidak perlu panik karena semua pasien positif sudah melakukan isolasi mandiri dengan diawasi selama 18 hari.

“Tidak perlu panik untuk penambahan kasus positif pada hari ini karena masing-masing sudah melakukan isolasi mandiri dan diawasi penuh oleh Gugus Tugas Kecamatan dan Desa” ungkap dia.

Di Kesempatan itu Iwan juga menyampaikan pesan langsung Bupati OKI, H. Iskandar, SE kepada masyarakat dalam menghadapi corona.

Baca Juga :  Tak Kenal Hari Libur, Tiga Pilar Batu Benawa Sosialisasikan Protokol Kesehatan

“Pesan Bapak Bupati; anggaplah diri kita ini sudah terpapar meski tidak terpapar. Dengan demikian kita akan semakin waspada menyelamatkan diri kita dan orang lain dari Covid-19,” kata Iwan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Alexsander Bustomi menambahkan secara nasional penambahan angka positif corona meningkat karena semakin banyaknya sampel yang diuji dan semakin cepatnya uji lab melalui metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Pemerintah semakin masif melakukan tes, semakin cepat kasus ditemukan semakin cepat penanganan,” jelas Alex. (metro7/firman)

Share :