Desa Membangun Negeri
Kamis, 22 Apr 2021 18:59 WIB

Kejari Agara Dalam Waktu Dua Bulan  Akan Targetkan Tersangka Dana Hibah di UGL

Reporter :  M Yusuf - Kab.Aceh Tenggara, Aceh
Editor :  M Ali Nafiah Noor

KUTACANE, metro7.co.id – Mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) dengan mengatas namakan BEM, lakukan audensi dengan Kajari Kutacane terkait dana hibah dan beasiswa aparatur desa acara tersebut di laksanakan di opoorum kajari setempat Kamis ( 22/04).

Kepala Kejaksaan Negeri Kutacane, Aceh Tenggara, Saifullah, dalam waktu dua bulan ini akan tergetkan tersangka terhadap kasus dana hibah dan beasiswa aparatur desa tahun 2018 sampai dengan 2020 di Universitas Gunung Leuser (UGL).

“Secepatnya akan di P21, terkait isu permainan penangan kasus, saya pastikan itu tidak ada, akan ditindak tegas jika ada anggota Kejari yang terlibat untuk memperlambat proses kasus ini,” katanya.

Sementera itu, Ketua BEM Pertanian UGL Agara, Sahli Sadri mengatakan mahasiswa UGL akan terus mengawal kasus dugaan korupsi yang terjadi dilingkungan pelajar tertinggi di daerah itu.

“Kami akan kawal kasus dugaan korupsi ini, sampai dengan proses tersangka akan menjadi pidana, akan kami tunggu tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Kejari,” katanya.

Selain dari itu, kata dia, Kejari diharapkan bisa memberikan pemahaman hukum terhadap penertipan UU yayasan bahwa pengurus dan pengwasan Yayasan tidak berhak menerima insentif berupa apapun.*

Halaman: 1 2

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas