oleh

Kelanjutan Jembatan Penghubung Pulau Laut Belum Jelas

-Kotabaru-524 views

KOTABARU – Legislatif Kabupaten Tanahbumbu hari ini mengunjungi legislatif Kotabaru.

Dipaparkan ketua DPRD Tanahbumbu, Supiansyah point dari pertemuan ini untuk menyamakan persepsi antara Kotabaru dengan Tanbu ihwal anggaran.

“Pertemuan ini menyamakan persepsi tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah. Kami bertukar pikiran untuk menyamakan sehingga tidak terlalu berbeda dalam penganggaran,” papar Supiansyah kepada wartawan usai pertemuan di kantor DPRD. Senin (28/10).

Supiansyah mengatakan dalam pertemuan juga dibicarakan perihal sinkronisasi antara pihak legeslatif dan eksekutif yang akan berimbas kepada masyarakat bila keduanya tidak ada kecocokan.

Upi sapaannya juga mengingatkan estimasi penganggaran yang terlalu tinggi bisa menyebabkan proyek tidak bisa jalan.

Salah satu proyek yang melibatkan dua kabupaten saat ini, yakni mega proyek Jembatan Pulau Laut. Diungkapkan Supiansyah kelanjutan jembatan tersebut masih menunggu kajian dari Bappenas.

“Memang kemarin itu ada kesepakatan antara kami, diminta pertahun itu diminta 50 miliar, artinya dalam 5 berarti 250 miliar. Setelah itu kami konsultasi ke Bappenas dan PUPR, jembatan itu masih harus dikaji ulang. Artinya belum jelas, kalau sudah jelas baru nanti diselesaikan,” tukas Supiansyah.

Terkait kepastian Jembatan Pulau Laut ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mengaku juga sudah berkonsultasi ke Bappenas.

“Terkait kepastian jembatan penghubung itu, ternyata pusat akan melakukan kajian ulang untuk memastikan uji kelayakan. Untuk tahun ini kita bisa belum memastikan apakah bisa dianggarkan. Kalau sudah ada kepastian dari Bappenas kita akan bicarakan lagi,”tukas mantan kades Bungkukan ini. (metro7/syn).