oleh

Kembangkan Budidaya Kakao, Bupati Ampera Optimis Berhasil dan Menular kepada Masyarakat

TAMIANG LAYANG – Untuk meningkatkan kualitas petani kakao/coklat, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Barito Timur (Bartim) menggelar pelatihan teknis budidaya tanaman kakao/coklat kepada kelompok tani areal pengembangan tanam kakao/coklat selama dua hari, yakni dari tanggal 18 sampai 19 September 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas setempat dibuka secara langsung oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Rabu 18 September 2019.

Kegiatan tersebut pihaknya juga menghadirkan narasumber dari BBPP Binuang Kalsel, Retno Hermawan dan Cecep Suhendra serta Kabid Perkebunan Bartim Supatmin.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bartim Riza Rahmadi mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas petani, mulai dari pengelolaan, pengembangan, pengendalian hama hingga meningkatkan hasil produksi.

Dirinya mengungkapkan, selain para petani, kegiatan pelatihan tersebut juga dihadiri oleh para penyuluh dan juga pejabat lainya dilingkup Dinas Pertanian Bartim.

“Jumlah semua peserta 100 orang, 94 orang petani kakao dan sisanya penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Bartim. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, produktivitas kakao dikabupaten Bartim semakin meningkat,” harap Riza.

Sementra itu, Bupati Bartim Ampera AY Mebas mengharapkan pada para peserta pelatihan, agar benar- benar mengikuti dan menyerap materi pelatihan agar dapat diterapkan dan dipraktekkan, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi para peserta pelatihan dan dikembangkan pada para petani pekebun yang ada dilingkungan mereka.

Apalagi lanjut orang nomor satu di Kabupaten yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah, dana untuk program pengembangan budidaya kebun kakao tahun ini tidaklah sedikit.

“Saya harap dengan adanya kegiatan ini para kelompok tani agar bisa serius dan betul – betul dalam berkebun. Dan bagi para penyuluh juga agar selalu memberikan bimbingan kepada para petani, sehingga program ini bisa berhasil, dan keberhasilanya nanti pula bisa menular kepada masyarakat,” harap Ampera.(metro7/budi).