Home / Barabai (HST) / Berita Utama / Kriminalitas dan Hukum

Sabtu, 20 Juni 2020 - 11:13 WIB

Ketua Panwascam Pandawan Dilaporkan ke Polisi

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 2.236 kali

BARABAI, metro7.co.id – Akhirnya NL (30) mantan anggota Panwaslu Desa Banua Asam, Kecamatan Pandawan melaporkan ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan ke polisi dengan tuduhan percobaan pemerkosaan.

Didampingi LBH Ansor Kalimantan Selatan (Kalsel) dan suaminya, Senin (12/6/2020), NL mendatangi Polres Tabalong melaporkan dugaan percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh Ketua Panwascam Pandawan Zainudin disalah satu hotel di kota Tanjung, belum lama tadi.


Ketika dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Tabalong, Iptu Matnur mengatakan, bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. “Kasus masih dalam proses Penyelidikan,” ujarnya singkat kepada Metro7, Jumat (19/6/2020).


Sementara itu kuasa hukum korban dari LBH Ansor Kalsel, Randy kepada Metro7 menjelaskan, laporan korban NL telah diterima polisi, sementara barang bukti akan mereka serahkan ke penyidik dalam waktu dekat ini.

Baca Juga :  Terdakwa Pencetakan Sawah Baru Dituntut 18 Bulan Penjara, Dibebani Denda Rp 50 Juta

“Laporan korban sudah diterima di Polres Tabalong, selanjutnya untuk kelengkapan barang bukti kami serahkan ke penyidik secepatnya,” ucapnya.

Saat ini lanjut Randy, dirinya masih mendampingi korban untuk menenangkan psikologis jiwa korban yang depresi akibat dari kejadian itu.

“Saat ini kami melakukan pendampingan untuk mengobati psikologis kejiwaan traumatis yang dialami korban,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panwascam Pandawan Zainuddin ketika dikonfirmasi Metro7, Jumat (19/6/2020) menyatakan setuju apabila kasus tersebut dibawah ke depan hukum.

“Saya setuju kalau kasus ini dibawa ke ranah hukum, biar pengadilan yang memutuskan nantinya,” tegasnya melalui pesan Whatsapp.

Seperti diberitakan sebelumnya, NL diduga korban tindak asusila oleh mantan atasannya sendiri.

Korban dari Barabai diajak ke Tanjung untuk menemui seseorang berkaitan dengan bedah rumah yang akan mereka kerjakan.

Baca Juga :  Polres Lampung Utara Bekuk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Sesampai di Tanjung, pelaku bukannya menemui orang yang dimaksud — dengan alasan orang yang didatangi tidak ada — tetapi justru mengajak korban ke salah satu hotel untuk istirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Barabai.

Didalam hotel korban didorong ke kasur, karena korban meronta pelakupun mencekik leher korban.

Tidak terima dengan apa yang dilaporkan korban dan suaminya kepada wartawan, Ketua Panwascam Pandawan dan 2 anggotanya melayangkan surat Klarifikasi Hak Jawab kepada media ini. Mereka menyatakan bahwa semua isi berita tersebut adalah tidak benar dan fitnah. ***

Reporter : Alim Haidar Nafi / Tabalong – Kalsel

Artikel sebelumnya sudah diterbitkan :

https://metro7.co.id/panwaslu-desa-di-hst-depresi-akibat-kekerasan-dari-atasannya/

https://metro7.co.id/klarifikasi-panwascam-kecamatan-pandawan-menghempaskan-ke-kasur-dan-mencekik-leher-tidak-benar-itu-mengada-ada-dan-fitnah/

Share :