Desa Membangun Negeri
Senin, 28 Sep 2020 21:07 WIB

Kilau Sabar Tak Tertimbun Dalam Hutan yang Rimbun, Kisah Siti Rahmah Warga Desa Kambitin

Reporter :  Aidil Rifanor - Koordinator Kec. Haruai, Tabalong
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

TANJUNG, metro7.co.id – Dia Siti Rahmah, lahir di Sungai Kiwa, 5 Maret 1985 menikah dengan seorang lelaki bernama Wandi kemudian hijrah dan bermukim dari Kandangan mengikuti suami di Barabai dan terakhir menetap di Kabupaten Tabalong. Pada tanggal 12 September lalu Wandi suaminya meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami sakit berkepanjangan dan memburuk kondisinya dalam waktu 2 bulan terakhir.

Saat ini Siti Rahmah hanya tinggal berdua dengan anaknya yang bernama Rinawati di Desa Kambitin RT. 05 Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong.

Menetap ditanah rantau selama hampir 5 tahun, ditinggalkan suami dengan tanggungan anak tanpa peninggalan harta. Tak pernah terbayangkan bagaimana dia harus melanjutkan hidup tanpa suami, sedangkan selama ini hanya mengandalkan dari penghasilan menyadap karet dengan sistem hasil bagi sama.

Tinggal didalam hutan yang dikelilingi rawa-rawa di sebuah pondok milik juragannya, tak lantas menjadikan nyalinya ciut atau bahkan menyerah untuk kembali pulang ke tanah kelahirannya. Siti rahmah mencoba tetap bertahan dipondok tersebut meskipun tanpa suami, menghabiskan malam hanya dengan penerangan lampu pijar tanpa listrik.

Halaman: 1 2 3 4

CLOSE