Desa Membangun Negeri
Kamis, 14 Jan 2021 12:14 WIB

Kinerja 2020 Kejari HST Dominan Kasus Narkotika, Dugaan Kasus Korupsi PDAM HST Mencuat

Reporter :  Muhammad Yasin - Kab.HST, Kalimantan Selatan
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

BARABAI, metro7.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membeberkan hasil kinerjanya selama 2020 tadi, di Kantor Kejari HST Jalan H Abdul Muis Ridhani Barabai, Rabu (13/1).

Dimulai dengan penanganan perkara dari pihak Pidana Khusus (Pidsus), Pidana Umum (Pidum), Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), hingga intelijen (mata dan telinga pimpinan).

Kajari HST, Trimo mengatakan, pada kasus Pidum, pelanggaran terhadap undang-undang Narkotika yang ranking.

“Ternyata, dalam satu tahun dari sekian 223 kasus yang kita tangani, didominasi oleh pelanggaran undang-undang Narkotika,” ungkapnya.

Terkait Pidum, Trimo merincikan, untuk Pra Penuntutan atau Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), ada 53 perkara kasus tindak pidana Orang, Harta dan Benda (Oharda), 63 perkara Keamanan Negara (Kamneg) dan Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL), serta 107 perkara Narkotika.

Sementara, untuk tahap 2, Oharda 47 perkara, Kamneg dan TPUL 59 perkara, dan Narkotika 96 perkara.

Sedangkan, untuk Penuntutan (Limpah PN), Oharda 47 perkara, Kamneg dan TPUL 59 perkara, dan Narkotika sebanyak 96 perkara.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas