Home / Kriminalitas dan Hukum

Minggu, 14 Juni 2020 - 22:33 WIB

[Klarifikasi] Panwascam Kecamatan Pandawan : Menghempaskan ke Kasur dan Mencekik Leher Tidak Benar, Itu mengada-Ada dan Fitnah

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 474 kali

BARABAI – Menyikapi pemberitaan Metro7 Online dengan judul “Panwaslu Desa Di HST Depresi Akibat Kekerasan Dari Atasannya” yang diterbitkan, Jumat (12/6) mendapat klarifikasi dari Panwaslu Kecamatan Pandawan.

Klarifikasi hak jawab disampaikan dengan surat nomor : 002/KS.05.11/PM.00.02/IV/2020, yang ditandatangi Ketua Panwascam Pandawan Zainuddin, Anggota Rohanadi, dan Anggota Awalia Rezki Safitri.

Disebutkan bahwa apa yang sudah disampaikan oleh SY (29) suami dari NL (30) tentang kekerasan yang dialami isterinya seperti yang diceritakan kepada wartawan media ini semua tidak benar dan ada unsur fitnah.

Baca Juga :
Mantap!, Keluarga Pasein Covid-19 di HSU Dikasih Bantuan

Melalui Klarifikasi yang disampaikan kepada Metro7 disebutkan bahwa apa yang telah diberitakan kejadiannya sangat jauh berbeda dengan fakta sebenarnya.

Didalam surat klarifikasi itu juga dijelaskan, bahwa keduanya bukan anggota panwaslu kecamatan dan panwaslu desa aktif, keduanya melakukan perjalanan terkait pekerjaan diluar pengawasan.

Direncanakan sesampai di Tanjung rombongan akan menemui seseorang yang juga mempunyai pekerjaan yang sama sebagai pendamping bedah rumah dan tidak ada sedikitpun terjadi tindakan kekerasan disana apalagi pelecehan.

Baca Juga :
Polisi Bekuk Pelaku Persetubuhan Anak Bawah Umur di Desa Mangkalapi

Dalam klarifikasi itu juga dijelaskan, tuduhan bahwa dirinya telah menghempaskan NL ketempat tidur (Kasur) dan mencekik lehernya adalah mengada-ada dan fitnah.

“Kami tegaskan, apa yang disampaikan didalam berita tersebut hanya mengada-ada dan fitnah, sehingga sangat merusak nama baik dan kehormatan kami selaku anggota Panwascam Pandawan,” ujar isi surat klarifikasi itu. ***

Reforter : Muhammad Yasin / HST – Kalimantan Selatan

Share :