oleh

Kominfo Imbau Masyarakat Gunakan Medsos Secara Bijak

TAMIANG LAYANG – Seiring mengikuti era perkembangan zaman, dengan peningkatan kemajuan teknologi yang semakin modern dari sarana elektronik yang serba instan, tak halnya dengan informasi melalui media elektronik atau biasa di sebut Media Sosial (Medsos) seperti melalui jaringan internet, baik Google, Facebook, Tweter, Youtube, WhatsApp dan sebagainya.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Propinsi Kalimantan Tengah, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajak seluruh element masyarakat untuk dapat menggunakan Medsos dengan baik dan bijak, agar tidak menyalahgunakan Medsos dengan informasi atau pemberitaan yang melanggar hukum seperti menyebar berita bohong HOAX, menyebar ujaran kebencian dan isu sara.

Begitu juga yang di katakan Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bartim Suprayogi melalui kepala bidang Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Ampi mengatakan, untuk pengguna Medsos khususnya di Kabupaten Bartim, agar tidak menyalahgunakan Medsos.

“Dengan adanya Diskominfo sebagai penghubung Pemerintahan kepada masyarakat yang dengan adannya perkembangan zaman, medsos menjadi sarana alternatif pengetahuan informasi yang menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari,” katanya di Tamiang Layang Senin. (27/05/2019).

Menurutnya, Medsos adalah jembatan penghubung, sumber pengetahuan baik masyarakat kalangan elit ataupun masyarakat awam, tidak terkecuali anak-anak sampai yang tua.

“Kita akan lebih cerdas dengan informasi, menambah wawasan dan pengetahuan, penggunaan Medsos sangatlah penting dan di butuhkan, karna hampir setiap waktu perubahan terjadi dalam kehidupan dan informasi adalah penentuan perkembangan zaman”, jelas Ampi.

Ampi juga menghimbau pada pengguna Medsos khususnya masyarakat Bartim, agar bisa lebih cerdas memilih informasi dan mengantisipasi berita, lebih paham dalam menggunakan Medsos, jangan langsung di share atau di upload informasi tersebut.

“Ketahui dahulu sumbernya apakah dapat di percaya, lebih baik saring sebelum shering, jauhkan dari ujaran kebencian dan tidak sebar luaskan informasi Suku, Agama Ras dan Antar Golongan (SARA), kita berharap masyarakat lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan Medsos,” pungkas Ampi (metro7/budi).