Desa Membangun Negeri
Rabu, 6 Jan 2021 19:46 WIB

Kurangi Ukuran, Produsen Tempe di Kendal Keluhkan Harga Kedelai Mahal

Reporter :  Saerozim - Kab. Kendal, Jawa Tengah
Editor :  M Ali Nafiah Noor

KENDAL, metro7.co.id – Produsen tempe di Kendal mengeluhkan kenaikan harga kedelai inpor yang dirasakan sangat mahal, hingga berdampak pada pengrajin tahu tempe mengurangi ukuran.

Kenaikan harga kedelai impor tersebut salah satunya di rasakan pengrajin tahu tempe di Desa Penaruban Kecamatan Weleri Kendal. Sehingga pengrajin terpaksa mengurangi ukuran tempe, sebab kalau di naikkan harganya para konsumen akan mengeluh. Maka satu satunya jalan dengan harga tetap tetapi ukuran tempe di kurangi.

Pengrajin tempe Desa Penaruban Kecamatan Weleri Kendal Haji Tiban mengatakan,
harga kacang kedelai terus naik, hingga tembus sembilan ribu limaratus membuat produsen tahu dan tempe mengurangi bahan baku produksi tempe atau ukuran produk tahu.

“Pengrajin sulit menaikkan harga penjualan produk tahu dan tempe, sebab saat ini daya beli masyarakat rendah,” ujarnya di Kendal, Rabu, 6/1/2021.

Haji Tiban menyampaikan saat ini selain jumlah produksi tahu tempe di kurangi, ukuranya juga di kurangi. Sebab dari bahan baku sudah mulai naik kalau harga tempe di naikkan pembeli akan komplain.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas