SANGGAU, Metro7.co.id – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat Sanggau menyatakan sikap terkait ujaran kebencian dan Penghinaan yang di lontarkan oleh Edi Mulyadi yang meresahkan masyarakat dayak, pernyataan sikap dipimpin oleh Sekjen DAD Sanggau, Urbanus.

Kegiatan itu berlangsung di Rumah Betang Dori’ Empulor, Jalan Raya Sanggau-Bodok, Desa Sungai mawang, Kecamatan Kapuas, Rabu (26/1).

Sekjen DAD Sanggau Urbanus dalam pernyataan sikap itu mendesak pemerintah dan penegak hukum menindak Edy Mulyadi secepatnya.

“Kami sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, warga masyarakat Kalimantan umumnya, dan masyarakat adat dayak Kabupaten Sanggau khususnya, tidak dapat menerima pernyataan ujaran kebencian dan penghinaan yang telah disampaikan oleh Edy Mulyadi,” ungkapnya.

Menurut Urbanus, DAD Sanggau sangat menyesali dan mengutuk dengan keras peryataan ujaran kebencian dan penghinaan oleh Edy Mulyadi.

“Karena pernyataan tersebut menganggu ketenangan dan harmonisasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di Kalimantan umumnya, dan Kabupaten Sanggau khususnya,” Jelasnya.