SANGGAU, metro7.co.id – Bupati Sanggau, Paolus Hadi didampingi Wabup Yohanes Ontot membuka secara resmi gawai dayak Radakng yang pertama sekaligus melakukan peresmian Rumah Betang Radakng di Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Kamis (25/5) kemarin.

Dikesempatan itu Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan, pembukaan gawai dayak dan peresmian rumah betang merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memajukan dan melestarikan budaya, khususnya budaya dayak di Kabupaten Sanggau.

“Dan proses peresmiannya sudah kami lakukan tadi dan saya bangga, senang akhirnya di Kecamatan Balai memiliki Dio Radakng,” ujar Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

Khusus di Kabupaten Saggau, Paolus Hadi mengatakan, di lima belas kecamatan akan dirikan rumah betang kedepannya.

“Dari lima belas kecamatan yang ada di Kabupaten Sanggau sudah 10 kecamatan yang sudah berdiri rumah betangnya. Mudah-mudahan di tahun depan rumah betang ini dapat di dirikan di lima belas kecamatan,” tegasnya.

Ia juga mengucapkan rasa syukurnya atas suksesnya peresmian Dio Radakng dan pembukaan Gawai Dayak Tarakng ke-1 Kecamatan Balai.

“Dan pesan saya kepada DAD Kecamatan Balai untuk dapat pelihara Dio Radakng ini dan tadi saya sudah menyerahkan pengelolaannya supaya betul-betul dijaga. Jangan sampai Dio Radakng ini hanya digunakan satu tahun sekali dan tentunya berkaitan dengan kebudayaan bisa berkumpul atau dipusatkan disini,” pesan Bupati Sanggau.

“Ini adalah bagian penting dari partisipasi pemerintah untuk masyarakat adat Dayak di Kabupaten Sanggau,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot yang juga selaku Ketua DAD Kabupaten Sanggau menyampaikan, dirinya turut berbahagia yang dimana Dio Radakng Kecamatan Balai diresmikan oleh Bupati Sanggau.

“Dio Radakng tentu sudah lama dimimpi-mimpikan oleh masyarakat dan akhirnya pada hari ini terwujud diresmikannya Dio Radakng Kecamatan Balai. Oleh karena itu, saya berpesan sebagai orang Dayak harus mampu melestarikan apa yang menjadi budaya dan istiadat dari nenek moyang kita dulu,” pesan Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot.

Selaku Ketua DAD Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot katakan bahwa dengan diresmikannya Dio Radakng ini agar generasi muda kita dapat mengetahui apa yang menjadi budaya, adat dan istiadatnya.

“Supaya para generasi muda kita tidak kehilangan budaya, adat dan istiadatnya, serta tidak kehilangan identitasnya sebagai orang Dayak. Karena bagaimanapun Dio Radakng ini sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan bagi masyarakat adat Dayak,” tegas Wabup Sanggau, Yohanes Ontot.