SANGGAU, metro7.co.id – Bupati Sanggau Paolus Hadi menyerahkan ijasah paket A, B dan C kepada 16 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rutan Kelas 2 B Sanggau, di Ruang Aula Rutan Kales 2 B Sanggau, Selasa (24/1).

Selain penyerahkan ijazah ke 16 WBP Rutan Sanggau, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Rutan Kelas 2B Sanggau dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Desa Nusantara.

Program belajar non pormal di berikan Rutan Kelas 2B Sanggau terhadap 42 WBP disana atas kerjasama pihak Rutan dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Desa Nusantara, untuk mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau dalam program ‘Sanggau Pintar’.

Bupati Sanggau mengapresiasi terobosan dan inovasi yang di lakukan Rutan Sanggau dalam meberikan pendidikan belajar non pormal bagi WBP di Rutan Sanggau.

“Ada sebayak 42 orang WBP yang ikut program belajar no pormal, dari 300 lebih Penghuni WBP yang ada di Rutan Sanggau ini, tentunya itu suatu hal yang sangat baik, karna tidak semua WBP yang ada memiliki latar pendidikan yang cukup,” ujarnya.

Ia berharap dengan program belajar non pormal natinya akan meberikan kecerdasan bagi WBP di Rutan Sanggau, dalam mendukung visi bupati sanggau melalui program Sanggau Pintar.

“Bila sudah mendapatkan pendidikan belajar, tentunya seseorang akan semakin cerdas dalam berpikir maupun cerdas dalam bertindak, jika seseorng sudah dapat berpikir cerdas maka mereka tidak akan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Paolus Hadi.

Bupati Sanggau berharap kepada BKPN Desa Nusantara yang merupakan bagian dari Pemerintah Daerah untuk dapat terus berkembang dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Ia juga turut berpesan kepada WBP Rutan Sanggau yang yelah mendapatkan ijasah Paket A, B Dan C selama didalam Rutan untuk dapat mepergunakan ijasa yang didapat sabaik mungkin.

Sementara itu Kepala Rutan Kelas 2B Sanggau, Acip Rasidi mengatakan, inovasi dan terobosan dalam meberikan pendidikan non pormal bagi WBP di Rutan Sanggau tak lepas dari apa yang telah di programkan oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau tentang program ‘Sanggau Pintar’.

“Beranjak dari program Pemkab Sanggau itu lah kita mebuat suatu terobosan untuk meberikan pendidikan non pormal bagi WBP di Rutan Sanggau ini, melalui program paket A, B dan C ini semoga dapan mebantu pendidikan bagi WBP, karna tidak semua WBP yang ada di sini memiliki pendidikan yang cukup, bayak diantara mereka yang putus sekolah, maka oleh karna itu kita disini meberikan pendidikan non pormal, bagi WBP yang benar benar ingin melanjutkan pendidikanya selama berada di dalam Rutan,” ungkapnya.

Acip Rasidi menyebut telah menyerahkan ijasah kepada 16 WBP yang dinyatakan telah lulus mengikuti program belajar paket A, B dan C.

“Kita akan terus membujuk WBP yang ada disini untuk dapat mengikuti progar belajar non pormal, karna bayak diantara mereka yang belum tersentuh hatinya untuk mengikuti program belajar, dan dangan alasan administrasi lainya, seperti ijasah dulu yang hilang dan sebagainya, semoga di tahun yang akan datang program belajar non pormal ini akan lebih bayak di ikuti WBP yang ada di Rutan Sanggau ini,” pungkasnya.

Selain mendukung program pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau, Rutan Kelas 2B Sanggau juga turut mendukung program Pemerintah Pusat dangan memberikan Asimilasi kepada 692 orang WBP dari jumblah tersebut hanya ada 2 orang yang dinyatakan gagal menjalaninya.