SANGGAU, metro7.co.id – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meninjau stand pameran di acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 31 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di kawasan Sabang Merah Sanggau, Jumat (25/8) sore.

Mengenakan baju batik lengan panjang bermotif Sabang Merah, Sutarmidji berjalan beriringan bersama Bupati Sanggau, Paolus Hadi yang juga mengenakan pakaian yang sama.

Sebanyak 14 stand dari setiap daerah se Kalimatan Barat dikunjungi gubernur dan melihat kerajinan olahan dan seni yang diperkenalkan setiap daerah melalui stand pameran.

Saat masuk di stand Sanggau, H Sutarmidji juga sempat mecicipi makanan khas daerah sanggau yaitu Sungkui makanan yang terbuat dari lemang ketan dan dimakan menggunakan bumbu santan khas Sanggau.

Setelah menijau stand satu-persatu, H Sutarmidji mengatakan, masing-masing stan daerah memiliki cira khas sendiri, produk-produk UMKM yang dipamerkan di stand itu.

“Semuanya bagus. Produk-produk unggulan yang ditampilkan setiap stand perwakilan daerah agar tetap dipertahankan,” ujarnya.

Ia juga memuji kerajinan UMKM Kabupaten Sanggau, yakni batik Sabang Merah, menurutnya batik itu adalah batik milik Sanggau yang telah terdaftar dan sudah sangat terkenal.

Dikatakan, kawasan Sabang Merah di Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau yang dijadikan lokasi MTQ ke 31 tingkat provinsi Kalbar adalah minaturnya IKN.

“Saya melihat kawasan Sabang Merah ini sama percis seperti IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, wilayah perkantoranya tersusun rapi, suasana alamnya juga sama seperti kawasan Sabang merah miliknya Sanggau ini,” terang H Sutarmidji.

“Kota Sanggau adalah kota yang bersih dan rapi, terlihat dari kawasan masuk ke lokasi MTQ ke 31, semua jalan masuk sudah diaspal dengan rapi,” tutupnya.