SANGGAU, Metro7.co.id – Masyarakat adat Sanggau yang tergabung di Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) ikut menyatakan sikap atas pernyataan Edy Mulyadi mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan rekan-rekannya atas ucapannya di media sosial.

Ucapannya tersebut pada saat itu melontarkan kata-kata yang dianggap suatu bahasa penghinaan untuk penduduk di Kalimantan.

Hal itu diungkapkan oleh Yupenalis Krismono, ketua Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) Selasa (25/1).

Ia juga mengambil sikap tegas dengan melayangkan surat kepada Presiden Indonesia Ir H Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk segera menindak dan menangkap Edy Mulyadi atas kata kata penghinaan kepada seluruh penduduk yang ada di pulau kalimantan.

“Edy Mulyadi yang merupakan mantan caleg PKS diduga menghina masyarakat Kalimantan karena menilai lokasi IKN di Kalimantan merupakan tempat jin buang anak,” ujarnya.

Ia mewakili masyarakat adat dayak Kabupaten Sanggau mengecam keras atas ucapan yang dilontarkan Edy Mulyadi.

Menurut Krismono, pihaknya sudah melayangkan surat dengan tembusan kepada Pangdam 12 Tanjungpura di Pontianak, Kapolda Kalbar, Bupati Sanggau dan Dandim 1204 Sanggau.