oleh

Mantaap!!! Persiapan HPS 2018, Pembuatan Tanggul Besar 18,7 Km Sudah 100%

METRO7.CO.ID, MARABAHAN — Kerja keras dalam rangka persiapan lahan pertanian rawa lebak di kawasan Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Oktober 2018.

Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya kepada Metro7 menjelaskan, hingga hari ini pembuatan tanggul besar di area 240 hektar dalam pencapaian 100 % dengan panjang seluas 18,7 kilo meter dan Tanggul Kecil Target 10 Km sudah terealisasi 7.8 Km atau 70%.

“Pada areal 510 Hektar Tanggul Besar dari target 42 Km sudah terealisasi 18 Km (42,8%) dan untuk tanggul Kecil target 27 Km terealisasi 5 Km atau 18,5%,” terang Putrajaya.

Untuk lahan persawahan lanjut Danrem, khusus di area 240 hektar sudah terealisasikan 215 hektar dan masih kurang 25 hektar dengan persentase 89%.

“Sedangkan di area 510 sudah diselesaikan 235 hektar atau 46%, dan sudah dilakukan penanaman padi selus 196 hektar,” tuturnya.

Dijelaskannya, perkembangan pekerjaan yang sudah dilaksanakan dengan kekuatan 100 orang TNI, 100 orang masyarakat petani, 40 orang dari dinas dan 25 orang dari pramuka.

“Kita semua patut berbangga hati karena semua bekerja dengan semangat dan penuh tanggung jawab,” ujar orang nomor satu di Korem 101/Antasari ini.

Danrem juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalsel Paman Birin yang memberikan perhatian khusus dalam penyelesaian pekerjaan di Jejangkit. “Perhatian yang besar dari paman Birin menjadi motivasi semua komponen untuk bekerja secara maksimal,” kata Putrajaya.

Sedangkan kegiatan pada hari ini dijadwalkan akan mengerjakan lanjutan pembuatan tanggul di area 240 dan 510 hektar, melanjutkan pengolahan lahan dan pengapuran di area 240 Ha dan 510 Ha.

Kemudian pengerjaan normalisasi saluran air di area 240 Ha dan 510 Ha dan melanjutkan pembangunan posko utama yang sekarang sudah 70% dan dalam tahap penyelesaian.

Alsintan dan Alat-alat berat pun tidak dibiarkan menganggur. Semua alat diupayakan bekerja untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan mengerajkan sebanyak 40 unit excavator PC 200, 9 unit PC 45 dan 51 unit TR2. (Metro7/sari)