Desa Membangun Negeri
Kamis, 1 Okt 2020 06:09 WIB

Mantan Ketua Presidium PMKRI: OAP Tidak Membutuhkan DOB

Reporter :  Engel Semunya - Kota Sorong, Papua Barat
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

 

MAYBRAT, metro7.co.id – Mantan Presedium PMKRI Cabang Santo Agustinus Sorong, Willem Assem, menegaskan, orang asli Papua (OAP) tidak membutuhkan pemekaran atau daerah otonomi baru (Dob) tetapi lebih membutuhkan penghormatan terhadap harkat dan martabatnya.

“Orang asli Papua membutuhkan penghormatan atas hak hidupnya, pelurusan sejarah dan mengakui sejarah Papua yang dianggap belum final,” ujarnya Kamis (1/10/20).

Pemekaran menurut mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Santo Agustinus Sorong Tahun 2011-2013 ini bahwa pemekaran itu hanya didengungkan oleh orang-orang yang haus akan kekuasaan, jabatan dan harta tanpa menyadiri dirinya yang sedang ditindas, dimarginalkan, diperlakuan rasis dan tidak berharga di mata orang lain.

Dikatakanya, yang gencar menyuarakan agar ada pemekaran di Papua tanpa menyadari bahwa yang menikmati pemekaran itu bukan mereka.

Dijelaskannya pemekaran yang didengunkan selama ini, menurutnya bukan lahir dari usulan rakyat, tapi dari para elit politik di Tanah Papua. Sebaiknya, kata dia, jangan memanfaatkan aksi penolakan Otsus Jilid 2 yang disampaikan seluruh rakyat untuk meminta pemekaran, karena pemekaran itu bukan lahir dari usulan rakyat, melainkan elit politik di tanah Papua.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas