Koran Metro7 Online

Melalui Turnamen E-Sport, Wabup OKI Harapkan Muncul Gamer Profesional

KAYUAGUNG, metro7.co.id – Geliat Electronic Sport (E-Sport) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menunjukan perkembangan yang sangat signifikan. Terutama setelah dicanangkannya pertandingan E-sport menjadi salah satu cabang kompetisi olahraga.

Mewadahi potensi generasi muda di OKI, Pengurus E-Sport Kabupaten OKI gelar Turnamen E-Sport di Gor Biduk Kajang, Kamis (8/4/2021).

Kompetisi cabang olahraga baru tersebut memang belum banyak diselenggarakan. Bahkan E-Sport OKI menjadi yang pertama gelar kompetisi terbuka untuk menjaring atlet terbaik yang akan menjadi patriot cabang olahraga baru delegasi Kabupaten OKI.

Iwan Setiawan, selaku Ketua Umum E-Sport Indonesia Kabupaten OKI, menyampaikan, pada turnamen perdana E-Sport OKI, 498 tim ikut ambil bagian dan berkompetisi untuk menjadi terbaik.

“Sejak dikukuhkan bulan Februari tahun 2021, E-Sport OKI mulai aktif mengenalkan electronic sport kepada masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan turnamen e-sport 2021,” ungkap Iwan.

Turnamen E-Sport Kabupaten OKI disambut baik oleh para generasi muda yang saat ini gemar bermain olahraga elektronik tersebut.

“Alhamdulillah antusias para patriot olahraga elektronik tersebut jauh melebihi ekspektasi, sekitar 3000-an orang yang terbagi dalam 498 tim ikut berkompetisi. Pemenangnya nanti akan berkesempatan mewakili Kabupaten OKI di tingkat Provinsi,” tambah Iwan.

E-Sport OKI tahun 2021 ini mempertandingkan turnamen game Mobile Legend, Free Fire dan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Setiap tim terdiri dari lima pemain inti dan satu cadangan.

“Di masa pandemi hampir semua ragam aktivitas dilakukan secara digital. Trend E-Sport ini merupakan peluang yang menarik. Untuk itu, jadilah pemain profesional lebih bagus jika mampu menciptakan game online buatan kalian sendiri,” tutur Wakil Bupati OKI, HM Dja’far Shodiq.

Dja’far Shodiq berharap, turnamen ini menjadi cikal bakal munculnya para gamer profesional yang tidak hanya membanggakan daerah tapi juga dapat berjaya di tingkat provinsi bahkan internasional.[]