oleh

Menjanjikan, Bartim Kembangkan Peternakan Itik untuk Masyarakat

TAMIANG LAYANG – Pengembangan itik petelur di Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah dinilai sejumlah peternak di wilayah itu saat ini cukup menjanjikan dan prospek yang cukup cerah untuk kedepanya.

Seperti yang diungkapkan, peternak itik yang ada di Desa Dorong Kecamatan Dusun Timur. Menurutnya, beternak itik ini lebih menjanjikan dibanding dengan yang lainnya. Memelihara itik perawatannya mudah, dan kita bisa menjual telur, anakan atau dagingnya.

Pria paru baya yang juga sudah tergabung dikelompok tani ini mengatakan, pengembangan usaha peternakan itik petelur di Desa Dorong menjadi salah satu pendukung usaha karena mereka bisa memanfaatkan pakan ternak dari dedak sisa penggilingan padi, kemudian tanaman yang ada di sawah dan kebun di sekitar Desa Dorong.

“Setiap hari diberikan pakan ternak jadi, pagi dan sore kemudian dikasih dedak yang dicampur dengan konsentrat dan siang harinya diberikan hijauan, bisa juga daun lamtoro yang banyak disekitar kebun,” ungkapnya.

Dirinya menuturkan, pengembangan usaha peternakan itik di Desa Dorong itu sendiri selain dilakukan oleh dirinya serta beberapa anggota kelompok tani lainnya, di mana mereka saat ini telah mendapat modal dari Desa dorong untuk pembelian anak itik (DOD).

Dirinya juga menjelaskan, peternakan ini dibuat diatas lahan seluas 50 meter persegi, dengan jumlah itik yang dipelihara mencapai 30 ekor per orang jenis itik strain Alabio, serta itik turunan dari strain lainnya.

“Dari usaha yang saya geluti ini saya setiap harinya bisa menghasilkan 25 butir telur bebek, dan jika dijual ke pasar dihargai pembeli Rp2.500 per butir,” tuturnya seraya minta namanya jangan disebutkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi mengatakan sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan para peternak itik yang ada di Bartim.

“Semoga dengan adanya pengembangan Budidaya itik petelur ini mampu mengembangkan perekonomian masyarakat Bartim dengan berbasis ekonomi kerakyatan yang mampu memberikan kontribusi dan nilai tambah pendapat masyarakat serta menyuplai kebutuhan protein hewani asal ternak di Kabupaten Bartim. (metro7/budi).