oleh

Merasa Disantet, Ismail Habisi Tono dengan Celurit

KOTABARU – Sosok mayat pria bersimbah darah dengan bekas luka sabetan senjata tajam dibadan, leher dan kepala, ditemukan oleh warga yang melintas tergeletak di jalan Main Road B/C 9 Divisi 1 PT Sawita Karya Manunggal, Kecamatan Sungai Durian, Kotabaru Minggu kemaren.

Belakangan diketahui indentitas mayat tersebut atas nama Tono warga Kecamatan Pamukan Utara. Korban dihabisi nyawanya oleh pelaku bernama Ismail alias Anton, warga Desa Bakau Pamukan Utara, yang sakit hati karena merasa di guna -guna oleh korban.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru, IPTU Imam Wahyu Pramono bersama tim buser Polres dibantu Polsek, tak butuh waktu lama untuk membekuk pelaku Anton.

Berbekal temuan dilapangan Anton berhasil diringkus sekitar pukul 02.00 dini hari, dimana pelaku sempat membesuk korban di Puskesmas.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto melalui kasat reskrim IPTU Imam Wahyu Pramono, menerangkan bahwa pelaku tega menghabisi nyawa korban karena sakit hati dengan tersangka curiga kepada korban pernah menyantetnya.

“Setelah diinterogasi pelaku Ismail alias Anton telah melakukan pembunuhan yang telah direncanakan 2 hari sebelum kejadian,” kata Imam dalam keterangannya, Senin (24/6).

Imam mengatakan Anton menghabisi nyawa Tono menggunakan celurit dengan cara menebas leher dan kepala korban secara membabi buta.

“Motif pembunuhan karena sakit hati merasa korban telah membuat sakit anggota keluarga dan pelaku dengan ilmu hitam,” kata Imam. (metro7/syn).