LIMAPULUH KOTA, metro7.co.id – Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo berharap Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, memaksimalkan alokasi pokok-pokok pikirannya untuk menggenjot peningkatan produksi pertanian Kabupaten Limapuluh Kota.

Harapan itu, tak lepas dari besarnya potensi komoditi pertanian Limapuluh Kota yang tersebar di subsektor pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Diantara beberapa komoditi pertanian, itu bahkan tercatat sebagai terbesar di Sumbar dan bernilai ekspor. Selain itu, sektor pertanian merupakan program unggulan dalam perencanaan pembangunan daerah jangka menengah 2021-2026.

“Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Limapuluh Kota merupakan anugerah, potensi ini perlu terus dikembangkan. Namun, semua itu tidak akan dapat dilakukan jika tidak didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi serta DPRD Sumbar,” kata Bupati Limapuluh Kota itu dalam sambutannya ketika menerima Komisi II DPRD Sumbar di Aula Kantor Bupati Sarilamak, Kamis (27/1/2022).

Bupati Safaruddin lebih lanjut yang juga mantan legislator di DPRD Sumbar, menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota selalu menerima dengan tangan terbuka setiap masukan yang disampaikan oleh masyarakat, akademisi maupun anggota legislatif.

Selanjutnya Ia akan menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Limapuluh Kota untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan OPD yang berada di provinsi.

“Kita berharap dengan kedatangan wakil rakyat dari Komisi II DPRD Provinsi hari ini memberikan arti penting dan kolaborasi antar instansi dalam mensukseskan pembangunan di Limapuluh Kota dapat terwujud,” jelas Safaruddin.

Pihaknya berharap Komisi II dapat membantu mewujudkan Limapuluh kota yang Madani, Beradat, dan Berbudaya melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) setiap anggotanya dalam menunjang kegiatan pembangunan di Limapuluh Kota.

Merespon harapan Pemkab Limapuluh Kota, Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Arkadius menyampaikan, kunjungan kali ini terkait dengan pelaksanaan kegiatan strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 di Limapuluh Kota pada beberapa sektor yaitu pertanian, peternakan, perikanan, perindustrian, perdagangan dan pangan akan bersinergi dengan kegiatan pemerintahan Provinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pada sektor-sektor tersebut.

“Kami berharap Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan Pemkab Limapuluh Kota dapat ditingkatkan kedepannya demi kemaslahatan rakyat,” tuturnya.

Ia lebih lanjut menyampaikan, bahwasanya sektor pertanian merupakan program unggulan Pemerintah Sumatera Barat saat ini.

“Memang sektor tersebut berada di bawah fokus Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat,” tutup ketua Komisi II DPRD Sumbar itu.