BEKASI, metro7.co.id – Pemerintah terus berinovasi dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Salah satunya dengan kartu tani yang wajib di miliki para petani mulai 2020 guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bekasi, Firman Haryadi
mengatakan, kartu tani diharapkan membawa dampak yang positif dan manfaat bagi para petani.

“Dengan adanya kartu tani, nantinya para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi,” ucap Kabid Firman Haryadi kepada metro7.co id, Kamis (03/09/20)

Menurut Kabid Firman, tidak semua orang dapat memiliki kartu ini. Sebab, ada rangkaian proses yang harus di jalani,

Kartu tani tersebut berisi mengenai kuota yang sesuai dengan kebutuhan petani. Untuk jumlah kuota ini tergantung dari luas lahan yang dimiliki setiap petani,” tambahnya.

Persyaratan utama mendapatkan kartu ini adalah petani harus tergabung dalam kelompok tani. Petani juga harus mengumpulkan fotokopi e-KTP dan tanda kepemilikan tanah, bukti setoran pajak tanah, bukti sewa, atau anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Kabid Firman menjelaskan, verifikasi data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sekarang diarahkan ke e-RDKK.