BREBES, metro7.co.id – Sejumlah para akademisi dari Brebes yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Besar dan Dosen Putra Putri Brebes (FKGB dan DPPB) saat ini bertugas di berbagai wilayah, baik di dalam negeri maupun luar negeri tak hentinya memberikan sumbangsih bagi tanah kelahirannya, Brebes.

Terakhir mereka yang juga mendirikan Yayasan Rumah Cinta Brebes dan beranggotakan 339 Dosen dan 38 Profesor yang tersebar di 87 kampus di dalam dan luar negeri salurkan bantuan air bersih kepada sejumlah warga Brebes di 3 Kecamatan, yaitu Ketanggungan, Bulakamba dan Banjarharjo yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang, Selasa (10/10).

Kordinator Pendistribusian Air Bersih, Cahyani Edi Warsito, kepada media menuturkan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada Brebes yang kebetulan saat ini sedang krisis air bersih.

“Insya Allah kami juga akan menargetkan lebih banyak lagi jangkauan penditribusian bantuan air bersih,” ucap Cahyani.

Sementara Pembina FKGB dan DPPB, Prof Dr Ir Darsono Wisadirana mengapresiasi kepada Ketua Yayasan Rumah Cinta Brebes, Munawir yang selalu sigap membantu kemajuan Brebes.

“Saya bangga dan trenyuh sekaligus prihatin kepada mas Munawir atas keikhlasan dan kegigihannya untuk membantu orang yang membutuhkan semoga Allah selalu melimpahkan rakhmat, hidayah dan barokahNya kepada mas Munawir serta keluarganya yang selalu rela dan siap demi membantu,” tutur Darsono melalui chat Whatsaap.

Salah satu warga penerima bantuan, menyebutkan bantuan itu betul betul sangat membantu warga.

“Ini bantuan yang sangat kami butuhkan lantaran sumur sumur kami sudah mengalami kekeringan, kalaupun ada airnya sudah keruh dan berbau, kamipun tidak sanggup membeli air PDAM, sehingga adanya bantuan ini sangat berarti, terima kasih orang baik,” ucap Ibu Yasa dan Ibu Tikup saat antri bantuan.

Diketahui menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes. Sebanyak 26 desa di 8 Kecamatan mengalami krisis air bersih. Sekitar 7.733 kepala keluarga (KK) atau 39.484 jiwa terdampak kekurangan air bersih.

Krisis air bersih terjadi sejak Agustus lalu hingga September, krisis air makin meluas yakni melanda 26 Desa di 8 Kecamatan di Kabupaten Brebes.