MALTENG, metro7.co.id – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Maluku akan menggelar musyawarah Daerah (Musda) yang direncanakan bulan Maret mendatang.

Empat nama kader pun dipastikan siap jadi suksesor pada saat Musda Mendatang untuk memimpin HIPMI Maluku tiga tahun mendatang.

Mereka antara lain Ketua bidang UKM BPD HIPMI Maluku Bodewyn Mailuhu, ketua umum BPC HIPMI Kepulauan Aru Fajar Arifin, bendahara umum BPD HIPMI Maluku Charly Palapia dan ketua umum BPC HIPMI kota Ambon Yermia Padang.

Ketum BPD HIPMI Maluku Jaqueline Margareth Sahetapy mengaku, sesuai hasil rapat forum ketua umum BPC HIPMI se-Maluku dan BPD HIPMI Maluku, kepengurusan periode 2017-2020 akan selesai Februari 2021.

” Dalam rangka Musda maka BPC-BPC di beberapa Kabupaten dan kota sudah harus menuntaskan musyawarah cabang (Muscab) hingga Maret 2021,” Ungkap JMS

Dalam kepengurusannya, JMS menyebutkan bahwa dirinya telah berhasil menciptakan kader-kader baru dan terbaik yang semua pengusaha handal diberbagai bidang baik dari kabupaten maupun yang bermukim di kota Ambon.

Pembuktian itu di tandai dengan empat kader terbaik yang sudah menyatakan siap merebut Ketua Umum BPD HIPMI Maluku dalam proses Musda mendatang.

“ Ada 4 punggawa yang sudah bersedia untuk berada dalam kontestasi Musda guna meneruskan kepemimpinan saya. Semua kader terbaik HIPMI. Mereka berempat sangat ready secara finansial maupun persyaratan, bahwa kader, iya resmi,” kata JMS, Senin (18/1/2021).

Bahkan sesuai peraturan organisasi (PO) 05 HIPMI tentang uang pendaftaran bakal calon ketua umum BPD sebesar Rp 250 juta, kata politisi Demokrat itu, keempat kandidat telah menyanggupi dan siap jalani proses pendaftaran yang dimulai Februari mendatang. Biaya tersebut guna membiayai kebutuhan Musda.

JMS berkisah, dalam kepengurusan yang dipimpinnya, meski terbilang lumayan berat tapi mampu eksis sampai saat ini dan patut disyukuri secara luar biasa.

Karena pasca dilantik, langsung diperhadapkan dengan agenda Pilgub 2018, 2019 Pilpres dan Pileg plus gempa bumi. Kemudian 2020 pandemi Covid-19.

“Tapi dalam keberatan itu, kami mampu menciptakan kader-kader baru, empat kader penerus. Sebagai pemimpin apalagi perempuan, saya bangga,” Urainya.

“Sebab itu, dengan slogan HIPMI “persaudaraan persahabatan, bertanding untuk bersanding” JMS berharap keempat penerusnya itu nanti bertanding secara baik, guna mendapat legitimasi BPC.

“Sekaligus nantinya dapat melanjutkan program pengurus sebelumnya, mampu menjaga nama baik organisasi lebih baik dan terkenal di Maluku serta dapat terus kibarkan panji HIPMI di 11 kabupaten/kota,” harapnya.

Disinggung soal subjektifitas memilih diantara empat nama suksesornya tersebut, JMS mengaku dirinya mendukung keempatnya, tak ada opsi subjektifitas. Sebab mereka adalah kader terbaik HIPMI Maluku.

“Semua mereka istilahnya ada dibadan saya, mereka saya punya saudara. Tergantung mereka punya cara main bagaimana untuk mengambil hati BPC. Karena voters di Musda itu BPC, bukan saya. Tidak ada subjektifitas di HIPMI, saya pribadi orangnya objektif. Mereka semua kader terbaik saya. Tidak ada dukung siapa-siapa. Nanti mereka sendiri konsolidasi dan menangkan hati BPC,” kunci fungsionaris DPP Demokrat itu.