MATARAM, metro7.co.id – Tiga organisasi masyarakat (ormas) Islam; Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menandatangani nota kesepahaman untuk peningkatan ekonomi umat, Ahad (9/5/2021) di Masjid Raya At-Taqwa, Mataram.

 

Ketua NWDI Kota Mataram, Irzani, menyampaikan, kolaborasi menjadi kunci dalam membangun Indonesia. Menurutnya, tanpa itu, apa pun yang dilakukan akan terasa berat. “Tidak bisa suatu ormas berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

 

Dia mengaku optimis, dengan bergandeng tangan, seluruh permasalahan bangsa bisa diselesaikan.

 

Tidak hanya ormas, lanjut Irzani, pemerintah, hingga tokoh pemuda, harus ikut ambil bagian dalam tujuan yang sama.

 

“Kalau kita mau berjalan lebih luas, kolaborasi ini harus kuat. Tak hanya bersama ormas, namun melibatkan pemerintah hingga organisasi pergerakan,” ucap alumni UGM tersebut.

 

Sementara itu, Ketua PC NU Kota Mataram, Fairus Abadi, menyampaikan, penandatanganan nota kesepahaman tersbeut sebagai salah satu ikhtiar orrmas dalam menyelesaikan permasalahan di Kota Mataram.

 

“Selain menjalin silaturahmi, kita sepakat untuk memajukan Kota Mataram. Itu semua terbukti dengan penandatangan MoU yang telah kita lakukan,” ungkap ketua PCNU Kota Mataram yang tenar disapa Abu Macel tersebut.

 

Selain itu, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, H Rawinggip, mengaku sudah lama menantikan kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi tersebut sudah sangat wajib dilakukan, karena melihat NU-Muhammadiyah dan NWDI sanad keilmuannya itu satu.

 

“Ini sudah lama saya impikan, kolaborasi ini harus kita lakukan demi kemajuan bangsa. Terlebih pendiri NU, Muhammadiyah dan NWDI satu perguruan,” tutupnya.[]

 

Turut hadir pada kesempatan tersebut, ketua DPRD Kota Mataram, Kapolres Kota Mataram, Dandim Lombok Barat, PMII Kota Mataram, IMM Kota Mataram, HIMMAH NWDI Kota Mataram serta Ketua 1 dan 2 Pengurus Besar NWDI.[]