MANGGARAI BARAT, metro7.co.id – Kepolisian Resort Manggarai Barat bersama Badan Otoritas Parawisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) siap meluncurkan Program Electronic Securing Integrated System (ESIS) dan pembangunan gedung pusat komando (Command Center) serta pemasangan 2000 unit CCTV di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, menjelaskan, pembangunan gedung pusat komando dalam rangka menunjang Labuan Bajo sebagai kawasan pariwisata super premium yang telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Program tersebut, kata Kapolres, untuk memberikan keamanan kepada turis dan investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Program ini juga diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mabar.

Kapolres menjelaskan, ESIS adalah sebuah program yang menerapkan sistem pelayanan keamanan berbasis IT yang modern di Labuan Bajo dan kawasan perairan laut Taman Nasional Komodo.

Aplikasi ESIS, kata Dia, memudahkan masyarakat untuk mengakses seluruh informasi yang berkaitan dengan pelayanan Kepolisian dan di dalamnya juga terdapat panic button.

“Ketika masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, polisi dapat segera mengetahuinya dan dapat mengakses lokasi masyarakat yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian,” ujar Kapolres AKBP Bambang Hari Wibowo, Jumat (23/10/2020).

Program Esis ini sudah diterapkan di luar negeri namun dengan nama yang berbeda, seperti di Dubai itu mereka sudah menerapkan sistem yang sama dengan nama yang berbeda.

“Hasilnya mereka mendapat predikat Safety City atau kota yang aman. Kita akan berusaha sesuai dengan kondisi Labuan Bajo yang sudah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata super premium. Intinya harus kita imbangi dengan sebuah sistem pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan kondisi wilayahnya,” terang Kapolres Mabar.

 

CCTV

Ke depanya, kata Kapolres, Polres Manggarai Barat bersama BOPLBF akan memasang 2000 CCTV di titik–titik lokasi strategis baik di darat maupun perairan laut dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) dan di Kota Labuan Bajo.

“CCTV ini diharapkan dapat memudahkan petugas memonitor seluruh aktivitas masyarakat dan seluruh kegiatan mobilisasi kendaraan dan kapal wisata yang melalui perairan laut TNK,” tutup AKBP Bambang Hari Wibowo.

“Progam ini diharapkan lauching akhir Februari 2021. Bersama pimpinan BOPLBF, Ibu Shana Fatima Sukarsono, kami sudah melakukan survei dan kebetulan juga gedung tersebut sudah berdiri serta seluruh fasilitas dari sistem ini dapat diakses melalui gedung tersebut. Selain dapat diakses dari Polres Manggarai Barat, juga dapat diakses oleh petugas kami yang bertugas di lapangan,” jelas Kapolres. *