MAYBRAT, metro7.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat gelar pembekalan bagi calon guru Kontrak TK/PAUD, SD dan SMP se Kabupaten Maybrat tahun ajaran 2020/2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut, kepala dinas pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si dan kepala bidang serta kepala seksi, tim
pengaji dari Unimuda Sorong serta 277 peserta pembekalan calon guru kontrak yang hadir di Aula pertemuan Setda Maybrat Rabu, (18/11).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si mengatakan sesuai dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati dibidang pendidikan dan kesehatan bahwa cinta profesi dan sayang pelayanan.

“Jadi sektor pendidikan sebagai target utama peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) didaerah ini. Salah satunya merekrut tenaga guru kontrak untuk mendidik dan mengasuh anak-anak Maybrat kedepan yang lebih baik lagi,” ucapnya dalam sambutanya.

Proses rekrutmen tenaga kontrak kata dia dilakukan secara terbuka, baik dan transparan di ibu kota kabupaten Maybrat.

“Sehingga kami bekerja sama dengan lembaga pendidikan Unimuda Sorong karena lembaga ini termasuk FKIP Uncen Jayapura yang mendapat pabilitas yang baik dari Kementerian Pendidikan RI sehingga Pemkab Maybrat melakukan kerjasama dengan Unimuda Sorong maka hal seperti ini kita mengundang mitra kita yaitu Unimuda Sorong untuk melakukan bimbingan atau pembekalan,” jelasnya.

Menurut Kornelius jumlah keseluruhan yang mendaftar dan hadir pada saat ini sebanyak 277 tenaga kontrak, dan nanti diseleksi mana yang masuk akan ditempatkan di sekokah PAUD/TK, SD dan SMP yang ada di kabupaten Maybrat.

Lebih jauh Kornelius Kambu menegaskan, bagi anak-anak Maybrat yang datang dari Manokwari, Kaimana, Fakfak, kota Sorong dan lainya wajib mengurus perekaman e-KTP di kantor Dukcapil kabupaten Maybrat.

“Secara Kompetensi adik-adik lolos tetapi tidak memiliki KTP Maybrat secara tak langsung digugurkan. Karena kami juga mengejar target jumlah pendudukan di kabupaten Maybrat,” tegasnya.

Ia mengatakan, Maybrat bukan sebagai tempat transit untuk mencari keuntungan disini, tetapi bagaimana kita rasa memiliki sebagai penduduk Maybrat dan siap membangunnya.

“Jadi, honor guru kontrak PAUD/TK, SD dan SMP akan dibayar sesuai dengan perhitungan Upah Minimum Regional (UMR) di Papua Barat,” akunya. *