BANJARMASIN, metro7.co.id – Pengrajin anyaman tali militer (paracord) dari Kalimantan Selatan kembali menangi kompetisi internasional.

Kompetisi tersebut bertajuk Knotgames, ajang penganyam paracord dunia menunjukkan kreasi terbaik. Dimulai tiap tahun sejak 2018.

Pada kontes kali ini, Surya Tajuddin, dengan nama jualannya Paraborneo, menang sebagai juara satu. Anyaman yang diikutsertakan lomba adalah Conquistador.

Surya menerangkan, kompetisi Knotgames digelar tiga ronde setiap tahunnya. Tiap ronde, konsep yang diajukan peserta bentuknya bermacam-macam. Dari yang bertajuk modifikasi anyaman, sampai adu kreatifitas dalam merespon suasana alam dengan menggunakan kemampuan memadukan warna dan anyaman.

“Ronde pertama Paraborneo sempat mengirimkan model anyaman lokal yaitu tempusar (motif anyaman tradisional pada sarung mandau). Hanya saja kurang beruntung,” kata Surya, Ahad (16/5/2021).

Paraborneo sendiri juga pernah memenangi sejumlah kategori dalam kompetisi Knotgames tahun-tahun sebelumnya. 2018, profesional kategori konsep modifikasi anyaman fishtail dan pada 2019 juara satu pada konsep gelang couple.[]