MUSIRAWAS, metro7.co.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Hendra Amoer, mengusulkan agar permasalahan narkoba masuk dalam topik debat calon kepala daerah.

Itu disampaikannya saat menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Musi Rawas, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mura, Sumatra Selatan, Selasa (15/09/2020).

Rapat Forkopimda ini dipimpin dan dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Musi Rawas H Heriyanto.

Rapat turut dihadiri, Kapolres Mura, Dandim 0406/Mura Lubuklinggau Muratara, Perwakilan Kejari Lubuklinggau, Perwakilan Korwil BIN MLM, Kakankemenag Mura, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, dan Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Musi Rawas.

Rapat ini membahas tentang persiapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Musi Rawas Tahun 2020 dan antisipasi penyebaran Covid-19 dalam tahapan Pilkada yang dapat menimbulkan kerumunan masyarakat.

Dalam kesempatan rapat, Kepala BNNK Mura menyampaikan agar dalam debat kandidat Paslon terdapat pertanyaan terkait Narkoba. Menurutnya, masyarakat Mura perlu memilih pemimpin yang sigap menangani permasalahan narkoba, khususnya dalam mendukung Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). “Situasi terkini permasalahan Narkoba serta Strategi dan Program Paslon jika terpilih dalam mendukung di P4GN Mura,” katanya.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Mura bertujuan untuk meningkatkan fungsi koordinasi dan komunikasi antara anggota Forkompinda Kabupaten Mura. Selain itu diharapkan kepada anggota Forkompinda dapat selalu memantau dan mengendalikan situasi daerah agar tetap kondusif, aman dan terkendali.***