ASAHAN, Metro7.co.id – Bupati Asahan di Wakili Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Muhilli Lubis menghadiri sekaligus membuka Acara Diklat 3 in 1 Angkatan III Tahun 2022 Operator Produksi Olahan Karet, di BSP Academy Kusaran, Jumat (1/8/3).

Pembukaan dihadiri Kadis Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Dra Meilina Siregar, Manager PT BSP Wahyu Andrian, Manager PT Socfindo Aek Loba Dasit Situmorang, Kepala Balai Diklat Industri Medan, Drs Indra Amin.

Kadisnaker Asahan Drs Meilina Siregar, mengatakan, Diklat terlaksana atas kerjasama Disnaker Asahan dan Balai Diklat Industri Medan.

Jumlah peserta Diklat sebanyak 100 orang, terdiri dari 50 orang peserta diklat 3in1 operator Mesin dan Peralatan Produksi Pada Pabrik Kelapa Sawit dan 50 orang peserta Diklat 3 in1 Operator Pengolahan Bahan Olah Karet di Industri Crumb Rubber.

“Diklat digelar selama 12 hari dimulai tanggal 18 maret 2022 hingga 29 maret 2022,” bebernya.

Dalam kegiatan ini juga disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Muhilli Lubis mengatakan bahwa Diklat Tree In One ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan Kapasitas dan Kualitas Sumber Daya Manusia serta mempersiapkan Tenaga siap Kerja yang berkualitas.

Muhilli juga menyampaikan bahwa perekrutan paserta dilakukan melalui media sosial dan pemberitahuan ke sekolah menengah kejuruan sehingga seluruh Masyarakat Asahan dapat mendaftarkan diri dengan batas peserta sebanyak 100 orang.

Dia menyebutkan, Pada masa Pandemi Covid 19 saat ini telah mengubah tatanan sosial Masyarakat, oleh karena itu untuk membangkitkan perekonomian tentu dibutuhkan Kolaborasi yang erat seluruh pihak terkait, baik Pemerintah, Perusahaan Industri, Asosiasi Industri dan seluruh Elemen Masyarakat harus Bersinergi.

“Seperti pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Perindustrian melalui BPSDMI dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam pelaksanaan Pelatihan berbasis Kompetens,” bebernya.

Mengakhiri sambutannya Muhilli menyampaikan harapannya semoga dengan Pelaksanaan Pelatihan ini dapat memberi Insfirasi, Sertifikasi, Keterampilan dan perluasan lapangan kerja kepada Generasi Muda di Kabupaten Asahan sesuai kebutuhan dunia Industri khususnya pada masa Vandemi saat ini.