SIANTAR, metro7.co.id – PLT Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Kota Pematangsiantar Imelda Samosir menyebut hingga saat pihaknya telah melangsungkan program Merdeka Belajar Seusai dengan arahan yang disampaikan Pemerintah Pusat.

Hal itu dikatakan PLT Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Kota Pematang Siatar Imelda Samosir kepada wartawan, Senin (25/7/22) siang tepatnya di ruang kerjanya. Bahkan Imelda Samosir mengatakan hingga kini pihaknya telah menjalankan program tersebut hingga 50-60 persen.

“Di awal tahun ajaran ini, kita kita semua telah mengikuti pelatihan khusus selama tiga hari. Kita undang langsung narasumber nya,” terang Imelda Samosir.

Dijelaskan Imelda Samosir, di tahun ajaran 2022/2023 Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim meluncurkan Kurikulum Merdeka. Sebelumnya, Kurikulum Merdeka dikenal sebagai Kurikulum Prototipe.

Kurikulum Merdeka ini sudah diuji coba di 2.500 sekolah penggerak. Selain itu, kurikulum ini juga diluncurkan di sekolah lain, katanya.

Imelda mengatakan, inti dari Kurikulum Merdeka adalah Merdeka Belajar. Konsep ini, dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing. Kurikulum Merdeka ini sudah mulai digunakan mulai tahun ajaran 2022/2023 di jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA.

Dikurikulum ini kata Imelda Samosir, pihaknya terus melakukan persiapan. Mulai dari persiapan Guru-guru (Tenaga Pendidikan) dan Siswa (Pelajar).

Ditambahkan Imelda Samosir, kurikulum ini lebih fokus di terapkan pada Siswa baru (Kelas VII) sementara untuk kelas VIII dan Kelas IX bisa saja diterpakan namun harus mempertimbangkan kesiapan siswa terangnya.

Untuk menyukseskan program kurikulum tersebut, Imelda Samosir pihaknya akan menerapkan beberapa strategis.

Untuk tenaga pendidikan yang tergolong Muda akan di tempatkan di kelas VII sementara untuk tenaga Pendidikan yang tergolong umurnya tua, akan di fokuskan di Kelas VIII dan IX.

Untuk guru-guru yang masih muda yang kita arahkan untuk mengajar di Kelas VII atau siswa baru, dimana Penguasaan guru-guru yang masih muda ini terkait teknologi tergolong cepat. Dimana pelatihan Merdeka Mengajar ini tersedia di Aplikasi Merdeka Mengajar yang bisa di akses di Play Store.

Sementara untuk guru-guru yang tergolong usianya tinggi, kita arahkan untuk mengajar di Kelas VIII dan Kelas IX terangnya. Meskipun demikian tenaga pelajar yang sudah berusia tinggi tetap diwajibkan untuk mengikuti pembelajaran terkait Program Mengajar Merdeka,” ujarnya.;*