BREBES, metro7.co.id – Guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Brebes, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes gelontorkan puluhan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) senilai Rp 1,8 miliar.

Bantuan diberikan kepada 23 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) atau Kelompok Tani (Poktan) se Kabupaten Brebes.

Bantuan diserahkan Wakil Bupati Brebes Narjo di Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jumat (24/6).

Narjo mengatakan, Pemkab Brebes mendukung penuh peningkatan produktivitas pertanian. Apalagi Kabupaten Brebes memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup melimpah.

Perpaduan potensi yang luar biasa tersebut, menjadikan sektor pertanian di Kabupaten Brebes berkembang dari tahun ke tahun.

Meningkatnya hasil pertanian menjadi indikator keberhasilan pemerintah dan masyarakat petani Brebes.

Lebih lanjut dikatakan, Kabupaten Brebes juga turut berkontibusi terhadap ketahanan pangan nasional melalui pertaniannya.

Namun, dengan capaian keberhasilan yang ada selama ini, masih perlu dilakukan pengembangan yang berkelanjutan melalui peningkatan sarana prasarana serta inovasi.

Bantuan Alsintan yang disalurkan, pesan Narjo, agar dimanfaatkan sebaik mungkin dan merata. Sehingga dapat mengoptimalkan proses maupun hasil pertanian, serta menjadikan kemandirian petani dalam pengelolaannya.

“Pelihara dan rawat baik-baik, agar masa pakai dan pemanfaatannya lebih tahan lama. Mudah-mudahan bantuan Alsintan dapat meningkatkan produksi tanaman pangan khususnya padi, jagung dan kedelai,” ujarnya.

Kepala Dinas Petanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi menjelaskan, bantuan Alsintan disalurkan kepada 23 Gapoktan/Poktan se Kab Brebes.

Bantuan tersebut berupa lima unit mesin Perontok Jagung (Corn Sheller) senilai Rp 115.637.500, enam unit Mesin Perontok Jagung (Corn Sheller) NUSWANTARA JAYA type CS 9500 senilai Rp 140.400.000, dua unit Mesin Perontok Jagung (Corn Sheller) senilai Rp 91.050.000, tujuh Unit Mesin Perontok Multiguna (Power Thresher Multiguna) senilai Rp 171.220.000, tiga unit Combine Harvester Besar Maxxi Bimo senilai Rp 1.282.383.000.

Bantuan Alsintan disalurkan kepada Gapoktan Maju Jaya Desa Keradenan Kecamatan Kersana (Combine Harvester Besar), Gapoktan Tani Merdan Desa Cigadung Kecamatan Banjarharjjo (Combine Harvester Besar), UPJA Jaya Teknik Desa Baros Kecamatan Ketanggungan (Combine Harvester Besar), Gapoktan Mandiri Desa Dukuhjeruk Kecamatan Banjarharjo (Mesin Perontok Jagung), Poktan Subur Desa Karangbale Kecamatan Larangan (Mesin Perontok Jagung), Poktan Kertaraharja Desa Cikeusal Lor Kecamatan Ketanggungan (Mesin Perontok Jagung), Poktan Pamahan Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo (Mesin Perontok Multiguna), Poktan Eka Tani Desa Dukuhturi Kecamatan Ketanggungan (Mesin Perontok Multiguna), dan Poktan Sepakat Desa Negla Kecamatan Losari (Mesin Perontok Multiguna).

Yulia berharap, dengan bantuan Alsinta dapat dimanfaatkan lebih maksimal. Karena Alsintan terbukti bisa menghemat biaya produksi dibandingkan sebelum ada Alsintan dan dapat mempercepat panen atau pasca panen serta efisien.