oleh

Netampin Dibantu Mesin Penggilingan Padi

TAMIANG LAYANG-  Desa Netampin  Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur, menjadi salah satu desa penyangga ketahanan pangan. Tidak hanya untuk  Kabupaten Barito Timur tetapi juga untuk daerah tetangga lainnya yaitu Barito Selatan dan Barito Utara atau daerah Das Barito.
 Belakangan ini pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur telah memberikan bantuan untuk petani di desa tersebut,  berupa mesin penggilingan padi, sedangkan tahun depan dan rencananya dibangunkan gudang penyimpanan dan penjemuran padi yang lokasinya di lingkungan RT. 01. Desa Netampin.
‘’Mesin penggilingan padi tersebut untuk menjadikan beras agar para petani bisa terbantu, Sedangkan untuk gudang, rencanya tahun depan yang akan dibangun kan oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait,’’ujar Kepala Desa Netampin,Yuritinda.
Upaya semakin meningkatkan produktifitas hasil pertanian juga dilakukan oleh petani sendiri melalui kelompok tani yang jumlahnya Sembilan kelompok. Disebutkan Yuritanda, petani mencoba mengolah bibit benih unggul di bawah pembinaan dari petugas Dinas Pertanian Kabupaten.
Hasilnya, bila sebelumnya petani di Desa Netampin hanyar bisa bercocok tanam dan panen hanya satu kali dalam setahun, maka setelah adanya bibit unggul tersebut, musim panen menjadi tiga kali dalam setahun.
“Keberhasilan dibidang pertanian ini, rupanya mendapat perhatian dari pemerintah pusat melalui dinas pertanian, peternakan dan perikanan Kabupaten Barito Timur, masyarakat di Desa Netampin pun diberikan alat cetak sawah, karena alat tersebut bukan untuk membuat sawah baru, tapi untuk menggarap lahan lama yang sempat telantar atau tidak dikerjakan untuk bercocok tanam padi.
Dia juga berharap, agar pemerintah terus memperhatikan warganya yang menggarap lahan persawahan, sarana dan prasarana lain seperti irigasi untuk pengairan persawahan, pemeliharaannya juga terus rutin dilakukan sebab, keberadaan air untuk lahan sawah juga berperan penting dalam peningkatan produksi panen para petani. (ali/metro7)