Desa Membangun Negeri
Rabu, 16 Sep 2020 23:22 WIB

Pandemi, 81 Usaha Tutup di Siantar, Dominan Dibidang Pariwisata

Reporter :  Matius Matatias Gea - Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

SIANTAR, metro7.co.id – Sejak awal bulan Maret 2020 lalu wabah virus Corona (Covid-19) sudah mulai masuk di wilayah Republik Indonesia, kurang lebih 7 bulan telah berlalu Wabah Virus Covid-19 hampir telah merebak tiap-tiap kabupaten kota yang ada di Indonesia, salah satunya Kota Pematang Siantar Provinsi Sumatera Utara.

Selama pandemik Covid-19 sangat berdampak dalam kehidupan masyarakat sehari-harinya, mulai dari perekonomian masyarakat dan badan usaha masyarakat menengah kebawah.

Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Kota Pematang Siantar mencatat ratusan orang masyarakat mengalami penganguran selama pandemik Covid-19.

Kasi Informasi Pasar Kerja Dan Bursa Kerja Tumpal Pasaribu, saat ditemui Rabu (16/09/2020) sekira pukul 11.30 Wib tepatnya di ruang kerjanya, selama pandemik tercatat 696 orang karyawan perusahaan menengah kebawah dirumahkan, 86 orang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 222 Sip.

“Sesuai data yang kita dapatkan, kita juga telah turun ke lapangan. Tercatat sebanyak 81 usaha menengah kebawah melemah (tutup),” kata Tumpal Pasaribu.

Adapun sejumlah usaha yang melemah selama pendemik diantaranya usaha yang bergerak dibagian kepariwisataan seperti rumah makan, hotel, tempat wisata seperti taman hewan.

Halaman: 1 2