Desa Membangun Negeri
Rabu, 16 Sep 2020 13:43 WIB

Pasien Isolasi Covid 19 di Bartim Mengeluh, Pelayanan Memprihatinkan?

Reporter :  Budi Irawan - Kab.Barito Timur Kalimantan Tengah
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

TAMIANG LAYANG, metro7.co.id – Seorang pasien Covid 19 yang diisolasi di eks kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur mengeluh.

Keluhan tersebut diutarakan oleh Basuki warga Kelurahan Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur, Basuki melalui pesan whatsaaps, Selasa 16 September 2020.

Dirinya menyebutkan bahwa selama berada ditempat isolasi tidak ada dokter yang memeriksa pihaknya setiap harinya, bahkan untuk tensi dan lainya para pasien melakukannya sendiri.

Selain itu, selama disolasi pihaknya hanya dikasih jatah makan kotakan dan obat-obatan 12-15 tablet perhari.

“Saya 1 keluarga dikarantina. Kami diisolasi diruangan 6×5 dengan 2 kepala keluarga, saya dan orang dari Ampah dengan total 8 orang dalam 1 ruangan,” ungkapnya.

Ditambahkanya, yang menjadi masalah selain itu juga ada masalah kebutuhan anak yang susah di akses, seperti pembelian susu, pempes dan cemilan anak.

“Kita bingung gimana belinya. Apalagi kami pendatang dan belum lagi rekan – rekan positif OTG lain yang jauh dari Ampah,” tuturnya.

Sementara uang cash sudah mulai menipis karna kebutuhan sehari. Hal itu menurutnya ada makanan yang tidak cocok atau masakan tidak ada rasanya yang diberikan kepada mereka.

Halaman: 1 2 3

CLOSE