Desa Membangun Negeri
Minggu, 20 Sep 2020 23:53 WIB

PBNU Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda Demi Kesehatan

Reporter :  S Ramdani - Jakarta Pusat
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

 

JAKARTA, metro7.co.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama meminta KPU, pemerintah, dan DPR RI menunda penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020.

“Meminta kepada Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Pemerintah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk menunda pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020 hingga tahap darurat kesehatan terlewati,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam keterangannya kepada media, Minggu (20/9).

Pelaksanaan pilkada meskipun dengan protokol kesehatan yang diperketat, dinilai sulit terhindar dari konsentrasi orang dalam jumlah banyak dalam seluruh tahapannya.

NU juga meminta untuk merealokasikan anggaran pilkada bagi penanganan krisis kesehatan dan penguatan jaring pengaman sosial.

Selain itu, NU perlu mengingatkan kembali Rekomendasi Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2012 di Kempek Cirebon perihal perlunya meninjau ulang pelaksanaan pilkada yang banyak menimbulkan mudarat berupa politik uang dan politik biaya tinggi.

Pernyataan sikap itu mencermati perkembangan penanggulangan pandemi COVID-19. Upaya pengetatan PSBB, kata dia, perlu didukung tanpa mengabaikan ikhtiar menjaga kelangsungan kehidupan ekonomi masyarakat.

Halaman: 1 2

CLOSE