Home / Barabai (HST) / Kriminalitas dan Hukum

Jumat, 3 Juli 2020 - 20:53 WIB

Pekerja Lepas Desa Mualimin Dibekuk, Polisi Amankan 9,76 Gram Sabu

Reporter : Muhammad Yasin - Kab.HST, Kalimantan Selatan - Dibaca : 371 kali

 

BARABAI, metro7.co.id – Sat Res Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil bekuk seorang lelaki yang berprofesi pekerja lepas, berinisial SR (42), sekitar pukul 09.45 Wita, Kamis (2/7).

Pencidukan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Iptu Lamris Manurung bersama anggota, di Jalan Mualimin Rt 009 Rw 004 Kelurahan Barabai Darat, Kecamatan Barabai, Kabupaten HST, (tepatnya di rumah SR).

Penangkapan bermula, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa disana sering terjadi transaksi narkotika, kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, melalui Ps Paur Subag Humas Aipda M Husaini membenarkan bahwa Sat Res Narkoba telah mengamankan tersangka tersebut dan akan di proses sesuai hukum yang berlaku.

“Untuk yang bersangkutan sudah diamankan di Makopolres HST guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Husaini.

Amankan barang bukti (Barbuk) berupa, 2 paket besar diduga sabu-sabu, dengan berat bruto 4,49 gram, dan 20 paket dengan berat bruto 5,27 gram, dibungkus plastik klip warna bening.

Selain itu, juga diamankan timbangan digital Constant hitam, serok dari sedotan putih, 20 lembar plastik klip bening, 2 lembar tisu putih, plastik kresek hitam, dompet kecil hitam, dompet kecil bercorak warna biru, handphone Nokia hitam, sepeda motor Yamaha Mio Soul GT merah putih, dan uang tunai Rp 500rb.

“Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku, kami ucapkan terima kasih atas peran masyarakat sehingga peredaran narkoba dapat di ungkap,” ucap Husaini.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui peredaran narkoba, agar segera melaporkan ke Polres HST atau Polsek jajaran Polres HST.

“Jaga keluarga agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, khususnya para remaja agar jangan coba-coba konsumsi barang haram tersebut, karena akan berdampak buruk terhadap kesehatan dan keluarga,” pungkasnya. ***

Share :