Home / Info Ibu Kota / Jakarta

Jumat, 19 Juni 2020 - 22:39 WIB

Pemerintah Putuskan Pilkada 2020 Tetap Digelar 9 Desember 2020

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 38 kali

ATAMBUA – Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan tetap digelar pada 9 Desember 2020. Tito Karnavian menjelaskan, pemerintah tidak memiliki pilihan kembali memundurkan pelaksanaan pesta demokrasi daerah. Apalagi, jika menunggu penanganan Covid-19 tuntas.

“Jika Pilkada menunggu vaksin ditemukan, maka kepemimpinan di daerah akan berstatus Pelaksana tugas (Plt). Akan ada sebanyak 270 pemerintahan provinsi, kabupaten, dan kota yang kepemimpinannya tak maksimal lantaran berstatus Plt. Apakah ini akan menjadi baik?,” kata Tito di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (19/6).

Tito menegaskan pemerintah akan tetap menggelar Pilkada dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan virus Covid-19. Pemerintah juga telah menyiapkan penambahan anggaran sebesar Rp. 4,768 triliun untuk KPU RI agar bisa menggelar Pilkada 2020 dengan protokol Covid-19.

“Mari bekerja, semua pihak termasuk masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dalam tatanan baru kehidupan yang beradaptasi dengan Covid,” kata dia.

Dalam pelaksanaan Pilkada 2020, Tito meminta kepada para calon kepala daerah untuk tidak mengangkat isu-isu primordial seperti masalah suku, agama, dan ras. Mantan Kapolri ini mendorong agar para calon kepala daerah focus pada isu kesehatan dan ekonomi.

“Kita bisa menekan isu-isu primordial masalah suku, kekeluargaan, kekerabatan, termasuk masalah keagamaan yang kadang-kadang muncul pada saat kontestasi pemilukada,” kata Tito.

Baca Juga :  Arab Saudi "Perang Dagang", Indonesia Ikut Terdampak

“Tolong ini nanti mengenai isu tentang Covid ini yang lebih baik kita angkat, isu-isu mengenai Covid dan efektivitas dari para konsestan baik petahana maupun non-petahana itu diangkat untuk menangani Covid dan dampaknya. Ini akan menguji sejauh mana kandidat mampu melakukan terobosan dan inovasi dalam menangani pandemi,” ujar Tito.

Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 mengenai perubahan ketiga atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2020 menandai dimulainya kembali tahapan Pilkada 2020. Pilkada 2020 digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula, hari pemungutan suara Pilkada akan digelar pada 23 September. Namun, akibat wabah Covid-19, hari pencoblosan diundur hingga 9 Desember 2020.

Berikut ini jadwal lengkap tahapan Pilkada 2020 berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2020:

  1. Tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih akan dimulai pada Senin 15 Juni 2020 hingga pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan berlangsung mulai 28 Oktober hingga 6 Desember 2020
  2. Pendaftaran bakal calon kepala daerah akan dibuka pada 4-6 September 2020. Proses verifikasi paslon akan berlangsung selama dua pekan, dan akan berakhir pada 22 September. Setelah itu, pada tanggal 23 September 2020 KPU akan menetapkan pasangan calon kepala daerah yang akan berlaga 23 September 2020. Keesokan harinya atau tanggal 24 September, KPU akan melakukan pengundian nomor urut pasangan calon.
  3. Masa kampanye sendiri ditetapkan pada 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020 dengan tiga fase tahapan. Pertama pertemuan terbatas, tatap muka, dan dialog serta alat peraga akan dimulai sejak 26 September hingga berakhirnya masa kampanye. Fase kedua, yaitu debat publik atau terbuka antar pasangan calon juga berlangsung sejak awal hingga akhir kampanye yaitu 26 September. Fase ketiga, kampanye melalui media massa, cetak, dan elektronik akan dimulai pada 22 November-5 Desember. Masa tenang akan berlangsung 6-8 Desember 2020.
  4. Hari pemungutan suara serentak akan berlangsung pada 9 Desember 2020.
  5. Sementara itu, penghitungan suara dan rekapitulasi akan berlangsung mulai 9-26 Desember yang dimulai dari penghitungan suara di tingkat TPS hingga 11 Desember, rekapitulasi tingkat Kecamatan hingga 14 Desember, rekapitulasi Kabupaten/Kota 16 Desember, hingga pengumuman hasil rekapitulasi tingkat Provinsi pada 26 Desember. ***
Baca Juga :  Menag Fachrul Buat Program 'Kita Cinta Papua' untuk Bangun Jembatan Kesetiakawanan Aceh-Papua

Reporter : S Ramdani / Jakarta.

Share :