Home / Barabai (HST)

Kamis, 18 Juni 2020 - 15:30 WIB

Pencegahan Karhutla jadi Perhatian Serius di HST

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 30 kali

BARABAI – Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Berry Nahdian Forqan pimpin langsung apel gelar pasukan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2020 di Halaman Kantor Satpas Polres HST, Kamis (18/6).

Apel dihadiri Forkopimda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian Resort Polres HST, Kodim 1002 Barabai, Tagana Dinas Sosial, dan peserta apel lainnya.

Apel siaga diawali dengan pemeriksaan kesiapan kelengkapan, peralatan dan perangkat pendukung kebakaran hutan dan lahan.

Mulai dari kendaraan roda dua, kendaraan roda empat maupun kendaraan jenis lain yang dimiliki masing-masing pihak terkait dalam melakukan penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan.

Pemeriksaan ini untuk memastikan semua peralatan kondisi siap pakai, dilakukan oleh Wabup HST dan diikuti para pimpinan lembaga unsur Forkopimda HST.

Baca Juga :  Rombongan Pkk Kabupaten/Kota Mampir Di Banua Kupang

Wabup HST Berry Nahdian Forqan mengatakan, kebakaran hutan dan lahan telah terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia. Itu menjadi perhatian serius Publik Nasional maupun Internasional.

Menurutnya, masalah karhutla ini, menjadi perhatian bersama, mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, sehingga harus waspada dan lakukan kesiapsiagaan dan deteksi dini terhadap titik panas (Hot Spot).

“Kita harus meningkatkan kesiapsiagaan, agar jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah kabupaten HST,” Kata Berry dalam apel Karhutla.

Kalau Karhutla terjadi, s­e­but­nya, akan merugikan materi dan nonmateri yang cukup besar, seperti gangguan kesehatan (ISPA), kerusakan ekosistem, dan terganggu kegiatan proses belajar dan mengajar serta perekonomian.

Baca Juga :  Tari Gemu Famire Pecahkan Rekor Muri Di HUT TNI ke 73

Karena itu, dia mengajak kepada seluruh pihak, baik pe­me­rintah maupun swasta dan ma­sya­rakat agar secara bersama-sama sosialisasikan seruan/larangan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan, serta upaya upaya lain yang produktif yang dapat mengurangi dan mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan.

“Kepada masyarakat HST, bersama pemerintah, Polri/TNI pihak swasta untuk melakukan pencegahan Karhutla,” ajaknya.

Dalam kegiatan ini juga diisi dengan penandatangan maklumat oleh Wabup HST, Kapolres HST, dan Dandim 1002/Barabai.

Acara dirangkai dengan penanaman pohon glodokan tiang dihalaman Asrama Polres HST di Kecamatan Batu Benawa sebanyak 80 pohon. ***

Reporter : Muhammad Yasin / Hulu Sungai Tengah – Kalimantan Selatan.

Share :