Desa Membangun Negeri
Selasa, 16 Feb 2021 22:02 WIB

Pengusaha Bengkel Las Tuah Ame Keluhkan Naiknya Harga Besi

Reporter :  M Yusuf - Kab.Aceh Tenggara, Aceh
Editor :  M Ali Nafiah Noor

KUTACANE, metro7.co.id -Sejumlah Pengusaha Bengkel Las di Aceh Tenggara keluhkan kenaikan harga besi yang mencapai 50% sejak November 2020 lalu.

Muhammad Jeni, Direktur Bengkel Las Tuah Ame di Desa Lawe Sumur, Kecamatan Lawe Sumur, kepada metro7.co.id pada Selasa (16/2/2021) di kantor PWI Aceh Tenggara, menerangkan terkait naiknnya harga besi.

Menurutnya, kanaikan harga besi terhitung November 2020 lalu terus melonjak hingga mencapai 50 % dari harga sebelumnya.

Ia pun merasa kesulitan untuk menerima tempahan dari pelanggan. Karena, harga upah pekerjaan harus disesuaikan dengan tingginya harga besi.

“Kenaikan ini mencapai 50 persen terdapat pada jenis besi, Hollo, SNP, UMP,besi beton, siku dan besi lainnya,” katanya.

Menurut Jeni, beberapa toko besi tempat dia belanja di Sumatra Utara tidak mengetahui penyebab kenaikan besi itu.

Ia berharap, harga besi normal kembali seperti semula.

“Supaya pelanggan tidak resah untuk menempah kebutuhan pelanggan di Bengkel Las Tuah Ame,” pungkasnya.[]

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas