Desa Membangun Negeri
Senin, 18 Jan 2021 13:46 WIB

Penyaluran Bagi Hasil Pajak Oleh Pemkab Tegal Tidak Maksimal

Reporter :  Iman Raharso - Kab. Tegal, Jawa Tengah
Editor :  M Ali Nafiah Noor

KABUPATENTEGAL, Metro7.co.id – Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (PDRD) Kabupaten/Kota yang merupakan salah satu sumber pendapatan bagi tiap Desa, untuk wilayah Kabupaten Tegal disinyalir tidak tepat jumlah.Informasi tersebut diperoleh dari pernyataan salah satu Sekretaris Desa (Sekdes) wilayah Kecamatan Balapulang. Sebut saja Saja “S”. (15/01/2021).

Sekdes “S” mengatakan bahwa, “seharusnya jumlah pendapatan desa atas bagi hasil pajak Tahun Anggaran 2020 lalu lebih kurang sejumlah Rp.56. 340.000 (lima puluh enam juta tiga ratus empat puluh ribu rupiah). Namun, hingga 31 Desember 2020 total bagi hasil PDRD yang masuk ke rekening kas desa cuma terima 50 persen saja”. Ucapnya.

Menurut S, kurangnya bagi hasil PDRD secara utuh si tahun 2020 lalu, berimbas pada tidak dapat dilaksanakannya kegiatan pemerintah desa yang bersumber anggaran dari bagi hasil PDRD. misalnya Honor petugas dan honor operator Pajak Bumi Dan Bangunan. Terang S.

Terpisah, dikatakan oleh Kepala Desa Dermasuci Kecamatan Pangkah, Mulyanto, yang merupakan Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Tegal pada hari Sabtu (16/01/2021) dikediamanya di Desa Dermasuci bahwa, terkait kurangnya pembayaran uang bagi hasil PDRD oleh Pemerintah Kabupaten Tegal untuk Pemerintah Desa Dermasuci malah sejak tahun 2018.”Untuk tahun anggaran 2020, bagi hasil PDRD Desa Dermasuci berkisar pada angka Rp. 68.081.150 yang sudah ditransfer ke rekening kas desa hanya sekitar dua puluh enam juta rupiah,” Turur Mulyanto.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas