oleh

Peringati HANI di Tabalong, Seluruh Masyarakat jadi Target Kampanye Bahaya Narkoba

TANJUNG – Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Tabalong melaksanakan berbagai kegiatan dalam ranggka peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2019.

Kepala BNNK Tabalong Husni Thamrin saat menyampaikan press release kepada sejumlah awak media, Kamis tadi di Kantor BNNK Tabalong, mengatakan berbagai kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk melawan penyalah gunaan narkoba bersama-sama secara internasional, termasuk juga di Indonesia.

Oleh karena itu BNN diseluruh Indonesia dalam kaitannya dengan HANI melaksanakan berbagai kegiatan termasuk BNNK Tabalong dalam hal ini melaksanakan berbagai kegiatan seperti membuat ikrar bersama untuk melawan penyalahgunaan peredaran narkoba dari seluruh elemen masyarakat.

Sebagaimana data hasil penelitian di Indonesia ditahun 2017 antara BNN RI dengan pusat penelitian kesehatanUI bahwa, sekitar 12 ribu orang pertahunnya meninggal dunia karena penyalah gunaan narkoba, atau kalau dihitung secara metematika 30 orang lebih perhari meninggal.

Peringatan HANI di Tabalong pada saat menjelang mudik lebaran telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dalam bentuk pemasangan stiker diangkutan-angkutan umum, mobil dinas, maupun dikendaraan masyarakat.

Kemudian melaksanakan tes urine bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Tabalong, tes urine dilakukan terhadap 35 supir angkutan umum maupun supir angkutan pelajar sebanyak 13 orang dan ternyata hasilnya negatif.

“Test urine yang kita maksudkan agar tidak ada terjadi kecelakaan dijalan raya, di mana penyebabnya gara-gara penyalah gunaan narkoba,” katanya.

Pihaknya juga sudah melaksanakan seminar dan sosialisasi menjelang penerimaan siswa baru di Sekolah-sekolah seperti di SMKS dengan peserta 161 orang, MAN 1 Tanjung 131 orang, SMAN 2 Tanjung 268 orang, SMKN 1 Tanjung 653 orang.

Sedangkan kegiatan pasca HANI dilaksanakan sosialisasi MPRS di SMP 4 Tanjung dengan jumlah peserta 95 orang, SMK 3 Tanjung 31 orang, SMPN 1 Tanjung 213 orang,SMAN 1 Tanjung 50 orang, SMKN 1 Tanjung 314 orang, SMP 3 Murung Pudak 121 orang.

Dan yang terakhir baru dilaksanakan kampanye anti narkoba dalam bentuk pergelaran seni termasuk juga tambahan kegiatan kerjasama dengan beberapa stake holder, antara lain melaksanakan tes urine pada tanggal 4 Agustus untuk masyarakat umum sebanyak 10 orang dan hasilnya negatif semua, pemeriksaan cek kesehatan kerjasama dengan Dinas Kesehatan, donor darah kerjasama dengan PMI hasinya terkumpul 34 kantong darah.

Selanjutnya kampanye anti narkoba bagi anak usia dini dalam bentuk lomba mewarnai.

“Kita semua tentunya berharap agar masyarakat secara keseluruhan mulai dari anak usia dini dapat mengetahui akan bahaya penyalahgunaan narkoba,”. (metro7/via).