Home / Bank Kalsel / Kalimantan Selatan (Kalsel)

Rabu, 17 Juni 2020 - 20:38 WIB

Perkenalkan Lagu Banjar, Album Senandung Bank Kalsel Selesai Penggarapan

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 14 kali

BANJARMASIN, Metro7.co.id – Melestarikan khas musik Banua, akhirnya penggarapan album Lagu Banjar “Senandung Bank Kalsel” telah selesai.

Album ini mengusung konsep musik Pop Contemporer, Casual Jazz, Latin Jazz, serta Pop Progresif yang dipadukan denga unsur khas musik Banjar itu sendiri seperti: Panting, Kecapi Bemamang dan Kurung-kurung.

Senandung Bank Kalsel diprakarsai “Lucas and Friends” yang didukung penuh oleh Bank Kalsel melalui program CSR nya. Kesamaan misi dan rasa peduli untuk melestarikan khas musik Banua.

Serta memperkenalkan lagu Banjar yang jarang terpublikasikan menjadi komitmen bersama sehingga proyek ini dapat selesai dengan baik.

Baca Juga :  Perhatihan Kelangsungan Hidup Anak Yatim

Agus Syabarrudin selaku Direktur Utama Bank Kalsel mengucapkan terima kasih kepada Lucas Pierre Tirdoh selaku arranger yang mengaransemen ulang seluruh lagu dalam Album ini sehingga menjadi suara karya yang indah dan harmonis.

Jajaran Dewan Komisaris & Direksi Bank Kalsel, khususnya Ary Bastari selaku Komisaris Utama Bank Kalsel juga turut menyumbangkan suara pada album ini.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada segenap pegawai Bank Kalsel yang telah mendukung pembuatan album.

Juga segenap Keluarga Besar Pencipta Lagu Banjar dan ahli warisnya S. Salfas, Yusnie Baharuddin, H. Anang Ardiansyah, Syarifudin MS, M. Siswandi, Ennos Kurli, Maina Rahayu, Gatoet Seputra dan Orkes Rindang Banua.

Baca Juga :  Disporabudpar dan KNPI Gelar Festival Budaya Daerah

Begitupula segenap Vocalis dan Band pendukung seperti Helda Yanti, M. Hadzir, Almira, Aang, Rina Hayati, Evandiuno-kiki, Echa dan Elmo, Hendra Panting, H Rolly Saxophone, The Boengkus, AVA-AVI dan Garagicak.

TIM Lucas dan Friends, Zero One, Hollow Production, dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

“Album ini jauh dari kata sempurna segala salah dan khilaf dalam perbuatan maupun penggarapan baik sengaja atau tidak mohon untuk dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya. ***

Reporter : Nurul Hayati Tifani / Banjarmasin – Kalimantan Selatan.

Share :